Menag Nasaruddin Sandang Gelar “To Makkadangnge ri Labutikka”

  • 04 Okt 2025 13:23 WIB
  •  Makassar

KBRN, Palopo : Menteri Agama RI, Prof. Nasaruddin Umar, menerima gelar adat kehormatan dari Kedatuan Luwu dalam prosesi yang digelar di Istana SalassaE, Kelurahan Amassangan, Kecamatan Wara, Kota Palopo, Jumat (3/10/2025). Didampingi 17 rektor perguruan tinggi Islam se-Indonesia, Menag hadir mengenakan pakaian adat hijau. Prosesi penganugerahan turut disaksikan Wali Kota Palopo, Naili, dan Bupati Luwu, Patahudding, beserta perangkat adat.

Gelar yang disematkan kepada Menag adalah “To Makkadangnge ri Labutikka,” yang berarti sosok yang teguh berpegang pada kiblat.“Maksud gelar ini adalah seseorang yang menjaga arah hidupnya tetap lurus dan berpegang pada kiblat,” ujar Maddika Bua, Andi Syaifuddin Kaddiraja.

Kedatuan Luwu dikenal memiliki tradisi penganugerahan gelar adat bagi tokoh bangsa. Sebelumnya, Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono dan Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri juga pernah menerima penghormatan serupa. Selain gelar adat, Menag menerima keris dan pin Kedatuan sebagai simbol penghormatan dan ikatan batin.

Menag Nasaruddin menyampaikan rasa terima kasih atas kehormatan tersebut. “Izinkan saya menyampaikan terima kasih atas penganugerahan ini,” ucapnya. Ia menyebut gelar adat itu sebagai pengingat dan penuntun. “Semoga gelar ini seperti weser agar tidak menyalip kanan-kiri, dan menjadi lampu agar tidak jatuh ke jurang,” tambahnya.

Ia juga memuji kekayaan sejarah dan budaya Luwu serta melihat gelar adat sebagai pengakuan atas keterhubungan nilai Islam dan kearifan lokal. “Penganugerahan ini adalah cermin betapa tinggi penghargaan masyarakat Luwu terhadap budaya, agama, dan persatuan bangsa,” tuturnya.

Secara terpisah, Kakanwil Kemenag Sulsel, H. Ali Yafid, menyampaikan apresiasi atas penghormatan yang diberikan kepada Menag. Menurutnya, gelar tersebut mencerminkan pengakuan atas kiprah Menag dalam merawat kerukunan dan moderasi beragama.

“Anugerah ini bukti bahwa nilai kearifan lokal di Tanah Luwu berpadu dengan semangat moderasi. Kami bangga dan berharap beliau senantiasa diberi kekuatan dalam mengemban amanah umat dan bangsa,” ujar Ali Yafid.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....