MBG Mulai Dirasakan Dampaknya ke Pelajar Maros

  • 31 Jan 2026 14:12 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Maros : Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintah pusat mulai dirasakan dampaknya oleh para pelajar di Kabupaten Maros. Bupati Maros, Andi Syafril Chaidir Syam, menyaksikan langsung pelaksanaan pembagian MBG di lokasi SMP Negeri 2 Maros, Jumat 30 Januari 2026

Kehadiran orang nomor satu di Maros itu disambut antusias para siswa yang sejak pagi telah menunggu pembagian makanan bergizi. Bupati Chaidir Syam menyampaikan apresiasi atas perhatian Presiden Prabowo Subianto terhadap pemenuhan gizi anak-anak sekolah melalui program MBG.

“Alhamdulillah, hari ini kita menyaksikan langsung anak-anak menikmati makan bergizi gratis. Ini bentuk perhatian Bapak Presiden Prabowo untuk generasi masa depan. Program ini sangat membantu, terutama bagi siswa,” ujar Bupati.

Ia menegaskan, kecukupan gizi menjadi faktor penting dalam mendukung konsentrasi belajar dan tumbuh kembang anak. Terlebih pada hari Jumat, sebagian siswa juga membawa pulang makanan untuk dikonsumsi keesokan harinya.

Antusiasme siswa terlihat jelas. Salah satunya Mariza Edainat, siswi kelas 8J, yang mengaku sangat bahagia dengan adanya program MBG. “Tentu sangat bahagia karena banyak manfaatnya. Kita jadi tidak perlu jajan lagi dan bisa fokus belajar,” ucap Mariza polos namun penuh semangat.

Tak hanya soal manfaat, menu makanan juga menjadi perhatian siswa. Mariza menyebut menu MBG yang diterima bervariasi dan lezat. “Hari ini ada chicken katsu, tahu, daun goreng, sambal matah, buncis, dan ada buah juga. Menunya ganti-ganti, enak,” katanya sambil menunjuk isi kotak makan.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Harian Kepala SMP Negeri Dua Maros, Rosmawati, menilai pelaksanaan MBG berjalan lancar sejak pertama kali diterapkan pada September lalu. Makanan biasanya sudah tiba di sekolah sejak pagi hari. “MBG datang sekitar jam sembilan pagi. Kami harapkan jam sepuluh siswa sudah mengonsumsi, supaya energi mereka cukup saat belajar,” ungkap perwakilan sekolah.

Ia menambahkan, jumlah makanan selalu sesuai dan pihak sekolah juga aktif meminta masukan dari siswa terkait menu yang disajikan. “Ada siswa yang sangat senang. Bahkan kalau ada temannya tidak hadir, mereka minta jatahnya. Itu kami berikan,” katanya.

Menurutnya, MBG bukan sekadar program makan gratis, tetapi investasi jangka panjang untuk kualitas pendidikan dan kesehatan anak. Ia berharap ke depan program ini semakin ditingkatkan, baik dari sisi variasi menu maupun keberlanjutannya.

Program Makan Bergizi Gratis di Maros menjadi bukti nyata sinergi pemerintah pusat dan daerah dalam menyiapkan generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing, dimulai dari hal paling mendasar: asupan gizi yang cukup dan berkualitas.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....