Gemabudhi Sulsel Ingatkan Bahaya AI Tanpa Etika
- 27 Agt 2025 15:12 WIB
- Makassar
KBRN, Makassar : Kecerdasan buatan kini memengaruhi hampir semua aspek kehidupan, termasuk pekerjaan, pendidikan, dan bahkan kesadaran manusia. Kemajuan teknologi ini menawarkan banyak manfaat, tetapi juga menyimpan risiko besar.
Salah satu isu utama adalah privasi dan kendali manusia atas dirinya. Data pribadi semakin mudah dikumpulkan dan diperdagangkan melalui sistem berbasis AI.
Ketua Gemabudhi Sulsel, Enrique Justine Sun, S.Kom, dalam program Mimbar Agama Buddha, selasa (26/8/2025) mengingatkan pentingnya keseimbangan moral dalam penggunaan teknologi. “Tanpa welas asih, AI hanyalah mesin dingin yang berpotensi menambah penderitaan,” katanya.
Ia menegaskan bahwa Buddhisme menawarkan dua kualitas agung sebagai panduan etis menghadapi era digital. “Kebijaksanaan dan welas asih ibarat dua sayap, tanpanya manusia tidak bisa terbang menuju kebaikan,” jelas Enrique.
Masyarakat pun diimbau lebih bijak menyikapi perkembangan AI agar tidak terjebak dalam jebakan teknologi. Pada akhirnya, masa depan ditentukan oleh hati manusia, bukan mesin.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....