Mengenal Liong dan Barongsai Saat Perayaan Imlek
- 25 Jan 2025 21:51 WIB
- Makassar
KBRN, Makassar : Tarian Liong dan Barongsai merupakan budaya berasal dari negeri Cina yang identik dengan budaya spiritual. Maka dari itu setiap lenteng yang memiliki sasana pasti juga memiliki barongsai dan liong.
Hal tersebut dikatakan PLT Ketua Bidang pembinaan prestasi Federasi Olahraga Barongsai Indonesia Sulawesi Selata Syahril pada program siaran obrolan seni budaya Progamma 4 RRI Makassar, Selasa (21/1/2025). Syahril menyebutkan, Barongsai itu tidak mudah untuk dilestarikan karena disana harus dilihat dari skil.
" Tidak mudah ya melestarikan barongdai bagaimana cara mengangkatnya bagaimana cara melompatnya bahkan yang bermain di atas tonggak, tapi siring perkembangan saat ini regenerasi itu harus ada, karena peminatnya cukup banyak," kata Syahril.
Syahril mengatakan ada Perbedaan lion dan barongsai, yakni memiliki arti dan nama yang berbeda. " Liong adalah bahasa hokkiang artinya adalah naga, barongsai adalah singa, dahulu kala di mana ada barongsai pasti ada liong karena di katakan buliongsai bermain naga dan singa dan satu paket tapi seiring dengan waktu barongsai lebih di minati orang kebanyakan," kata Syahril.
Ia menuturkan setiap gerakan barongsai dan liong itu bermakna keberuntungan. " Setiap gerakan ada didalamnya sebuah etika gerakan pertama harus ada hormat di mana menghormati para pengunjung atau setiap berhadapan dengan orang yang dituakan, para pemimpin negara ataupun dewa - dewa," jelas Syahril.
Shio shio barongsai sekarang sangat marak kerja simbol dari Imlek, misalnya memasuki rumah para barongsai harus memberikan gerakan membersihkan pintu dan disitu terdapat nilai - nilai spiritual keberuntungan. Setiap tarian barongsai dan liong itu memiliki skenario tersendiri bagaimana para penari bercerita sebuah kisah yang menginspirasi dan terdapat nilai spiritual.
Syahril menyebut saat ini para atlet barongsai masuk dalam naungan KONI. " Sekarang para atlet barongsai di bawah naungan KONI, dan sekarang para pemain barongsai itu tergabung dalam atlit KONI dan tidak menutup ruang yang ikut menjadi atlit barongsai itu yang beragama lain, tidak harus keturunan Tionghoa yang belajar barongsai dan liong ini, bahkan minat para generasi muda sangat antusias menggeluti tarian asal dari Tiongkok, "ungkap Syahril sebagai pelatih atlit barongsai.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....