Putu Pesse, Kue Khas Bugis dari Bahan Sederhana

  • 23 Jun 2024 12:29 WIB
  •  Makassar

KBRN Makassar - Tidak jarang keanekaragaman kuliner yang dimiliki oleh setiap daerah bukan hanya sekedar makanan atau minuman untuk dinikmati, akan tetapi juga menjadi bagian dari budaya dan adat istiadat masyarakat setempat yang mengandung nilai-nilai filosofis, baik itu dari bahannya, bentuk dan rupa serta cara penyajiannya.

Begitu juga adanya dengan suku Bugis, makanan atau panganan sudah menjadi bagian dari tradisi, dimana kehadiran makanan/kue-kue dalam sajian ritual syukuran maupun acara-acara adat di masyarakat Bugis harus tersaji. Tidak hanya disajikan kue - kue itu menyimpan berbagai doa dan harapan dari filosofi yang disimbolkan dari bahan dan bentuk kue-kue yang disajikan.

Kue Khas Bugis yang satu ini dinamakan Putu Pesse dikarenakan prosesnya yang mudah dengan cara di tekan atau pesse dalam Bahasa bugis.Konon katanya Kue ini cemilan favorit BJ Habibie semasa hidup.Bahannya hanya dari tiga bahan utama yaitu,beras baik jenis ketan ataupun yang biasa,kelapa dan gula merah.

Tiga bahan ini hampir selalu ada dalam kue-kue tradisional masyarakat Bugis sebagai bahan pokok dalam pembuatan makanan/kue-kuenya. Dimana masing-masing dari bahan tersebut punya simbol tertentu bagi masyarakat Bugis.Gula merah disimbolkan sebagai rasa suka atau kesukaan,tepung beras sebagai simbol kekuatan,dan kelapa sebagai simbol kenikmatan.

Kue putu pesse ini proses pembuatannya cukup sederhana,setelah ketiga bahan dicampurkan dan diuleni jadi satu,lalu kemudian dimasukan ke dalam cetakan sesuai selera atau cetakan yang ada sembari ditekan-tekan hingga padat dan terbentuk sempurna. Setelah padat,keluarkan dari cetakan dan kue putu pesse siap dihidangkan,paling pas dinikmati dengan suguhan the atau kopi hangat.


Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....