Bangle, Rempah Nusantara yang Kaya Aroma untuk Masakan

  • 22 Sep 2026 18:19 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar - Bangle merupakan salah satu rempah Nusantara dari kelompok temu-temuan yang dikenal dengan nama ilmiah Zingiber montanum atau Zingiber cassumunar. Melansir https://pmc.ncbi.nlm.nih.gov Rimpang ini memiliki aroma khas, rasa hangat, dan karakter pedas yang membuatnya berpotensi memperkaya cita rasa berbagai masakan kuliner berempah.

Di sejumlah wilayah Asia tropis, bangle dimanfaatkan sebagai penyedap makanan, baik dalam keadaan segar maupun dikeringkan terlebih dahulu. Basis data tanaman Asia Tenggara PROSEA mencatat rimpang bangle digunakan untuk memberi aroma pada makanan, sebagai pengganti jahe, serta disantap sebagai lalapan di Indonesia.

Dalam pengolahan masakan, bangle biasanya dimemarkan, diiris tipis, atau dihaluskan bersama bawang, cabai, kunyit, serai, dan rempah lainnya. Penggunaan dalam jumlah secukupnya dapat menghadirkan aroma tajam yang hangat sehingga cocok untuk hidangan berkuah, tumisan, pepes, olahan ikan, serta masakan berbahan daging.

Keunikan bangle terletak pada perpaduan aroma rimpang dan rasa getir yang tidak terlalu dominan apabila diolah dengan tepat. Rimpang segar dapat dimasukkan ke dalam bumbu dasar, sedangkan bangle kering bisa digunakan sebagai bagian dari racikan rempah untuk menghasilkan rasa yang lebih pekat dan tahan lama.

Kajian etnobotani mengenai tanaman genus Zingiber menyebutkan bahwa bangle telah lama digunakan sebagai tanaman pangan dan tanaman tradisional di berbagai kawasan Asia. Penelitian tersebut juga menjelaskan bahwa rimpang Zingiber montanum digunakan dalam kuliner sebagai pemberi aroma, sementara pemanfaatan tradisional lainnya tidak otomatis membuktikan khasiat medisnya.

Dari sisi kimia bahan, sejumlah publikasi ilmiah melaporkan adanya kelompok senyawa seperti fenilbutanoid, terpenoid, flavonoid, alkaloid, tanin, dan saponin pada ekstrak rimpang bangle. Temuan tersebut menunjukkan kekayaan metabolit sekunder bangle, tetapi hasil penelitian ekstrak tidak dapat disamakan langsung dengan manfaat mengonsumsi bangle dalam masakan sehari-hari.

Dalam tradisi kuliner Nusantara, bangle dapat diposisikan sebagai rempah penguat aroma yang membantu menciptakan lapisan rasa lebih kompleks. Pemakaiannya juga mendukung pengenalan kembali rempah lokal, terutama ketika masyarakat mulai mengeksplorasi bahan pangan asli untuk menghadirkan menu rumahan maupun produk kuliner khas daerah.

Agar kualitasnya tetap terjaga, bangle sebaiknya dipilih yang rimpangnya padat, tidak berlendir, dan tidak berjamur, kemudian dicuci bersih sebelum diolah. Rempah ini idealnya digunakan sebagai bagian dari bumbu masakan, bukan sebagai pengganti pengobatan, sedangkan orang dengan alergi terhadap keluarga jahe-jahean perlu berhati-hati saat mencobanya.

Bangle memperlihatkan bahwa rempah Nusantara bukan hanya pelengkap rasa, melainkan bagian dari pengetahuan pangan yang diwariskan lintas generasi. Dengan pengolahan yang tepat, aromanya dapat memperkaya masakan berempah sekaligus membuka peluang inovasi menu, bumbu siap pakai, dan produk kuliner lokal yang mengangkat identitas bahan Indonesia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....