Asal-usul Pisang Epe, Kuliner Khas Makassar yang Melegenda

  • 15 Sep 2026 09:27 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID,Makassar-Pisang Epe merupakan salah satu kuliner tradisional khas Kota Makassar, Sulawesi Selatan, yang berbahan dasar pisang kepok. Kuliner ini memiliki ciri khas pada proses pengolahannya, yakni pisang dibakar hingga matang, kemudian ditekan atau dipipihkan sebelum disajikan dengan saus gula merah.

Dilansir dari indonesia.travel. Istilah “epe” merujuk pada proses menekan atau memipihkan pisang. Setelah dibakar, pisang dipipihkan agar permukaannya lebih lebar sehingga saus gula merah dapat dituangkan secara merata. Proses pembakaran juga memberikan aroma khas pada makanan tersebut.

Secara tradisional, Pisang Epe disajikan menggunakan saus gula merah cair. Dalam perkembangannya, sejumlah penjual menghadirkan variasi dengan tambahan keju, cokelat hingga durian. Meski demikian, variasi tersebut tidak mengubah karakter dasar Pisang Epe yang menggunakan pisang kepok bakar dan saus gula merah.

Keberadaan Pisang Epe juga memiliki keterkaitan dengan kawasan Pantai Losari, salah satu ruang publik dan tujuan wisata di pusat Kota Makassar. Kuliner tersebut menjadi bagian dari aktivitas jajanan masyarakat dan wisatawan, terutama pada sore hingga malam hari.

Dari sisi sejarah, belum terdapat sumber tertulis yang cukup kuat untuk memastikan tahun awal kemunculan Pisang Epe maupun tokoh yang pertama kali menciptakannya. Karena itu, informasi mengenai sejarah awal kuliner ini perlu dibedakan dengan fakta bahwa Pisang Epe telah lama menjadi bagian dari kuliner tradisional Makassar.

Pisang Epe kemudian berkembang sebagai bagian dari kuliner wisata Kota Makassar. Selain di sekitar Pantai Losari, sejumlah penjual juga dapat ditemukan di kawasan lain, antara lain Jalan Ali Malaka dan Jalan Lamadukelleng. Dokumentasi Detik juga mencatat Pisang Epe Daeng Sollong di Jalan Pasar Ikan, Bulo Gading, yang disebut telah berjualan sejak 1977.

Bahan utama Pisang Epe adalah pisang kepok matang, sedangkan saus dasarnya menggunakan gula merah dan air. Kuliner ini umumnya disantap sebagai makanan ringan. Untuk menikmati bentuk tradisionalnya, Pisang Epe dengan saus gula merah tanpa tambahan topping menjadi salah satu pilihan yang dapat dicoba.

Keberadaan Pisang Epe tidak hanya menjadi bagian dari kekayaan kuliner Makassar, tetapi juga menunjukkan keterkaitan antara makanan tradisional, aktivitas masyarakat, dan pariwisata perkotaan. Kuliner ini menjadi salah satu pilihan yang dapat dikenalkan kepada wisatawan ketika berkunjung ke Kota Makassar.

https://www.indonesia.travel/id/id/travel-ideas/gastronomy/pisang-epe

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....