Tori Paitan Ramen: Gurih Lezat Penggugah Selera
- 07 Mei 2026 21:46 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar - Ramen adalah salah satu hidangan ikonik Jepang yang kini telah merambah seluruh penjuru dunia. Melansir Wikipedia Hidangan ini terdiri dari mi gandum alkali ala Tiongkok yang disajikan dalam kuah panas dengan berbagai cita rasa, mulai dari soy sauce hingga miso, dan hampir setiap wilayah di Jepang memiliki variasinya sendiri.
Tori Paitan Ramen hadir sebagai salah satu varian paling digemari. Kata paitan berasal dari bahasa Tionghoa yang berarti kuah putih keruh, sehingga tori paitan secara harfiah berarti kuah yang dibuat putih dan keruh menggunakan ayam.
Gaya ramen ini mulai populer pada akhir tahun 2000-an, dengan restoran-restoran ternama di Tokyo seperti Menya Itto dan Kagari menjadi pionirnya, menghadirkan angin segar dalam dunia ramen yang sebelumnya didominasi oleh tonkotsu dan shoyu. Yang membuat Tori Paitan begitu istimewa adalah proses pembuatan kuahnya yang memerlukan kesabaran tinggi.
Kuah Tori Paitan dibuat dengan merebus tulang ayam, termasuk kaki dan sayap, dalam waktu yang lama, umumnya delapan jam atau lebih. Proses perebusan panjang ini mengekstrak kolagen dan protein lainnya, menghasilkan kuah berwarna putih susu yang kental, lembut, dan sarat cita rasa ayam yang dalam.
Proses pendidihan yang kuat dan bergejolak ini menciptakan emulsi, yaitu campuran antara lemak dan air yang menyatu, sehingga menghasilkan tekstur kuah yang krem dan pekat. Tori Paitan dari sisi rasa menawarkan pengalaman yang unik dan seimbang.
Saat menyeruput kuahnya, yang pertama kali terasa adalah kekentalan dan umami ayam yang kaya. Rasa lembut menyebar di mulut seperti menyantap sup krim, sementara kekentalan ini berasal dari kolagen yang meleleh keluar dari tulang dan kulit ayam selama pemasakan panjang.
Lemak yang teremulsi menghadirkan mouthfeel mewah yang melapisi lidah dan membawa cita rasa bersamanya, terasa gurih dan penuh umami, namun tetap bersih di langit-langit mulut dan membuat seseorang ingin menyendok lagi. Sebuah mangkuk Tori Paitan Ramen yang sempurna tidak hanya bergantung pada kualitas kuahnya.
Ada lima elemen wajib dalam satu mangkuk ramen ini: kuah (broth), tare sebagai bumbu dasar, mayu sebagai minyak aroma, mi, serta topping seperti ayam dan telur. Tare adalah cairan bumbu pekat yang ditempatkan di dasar mangkuk sebelum kuah panas dituangkan.
Saat kuah panas menyentuh tare, aromanya muncul dan menambah lapisan kompleksitas rasa inilah langkah bumbu terakhir yang krusial, ibarat menambahkan garam saat membuat roti. Tori Paitan terus berkembang dan berinovasi mengikuti selera zaman.
Seiring berjalannya waktu, beberapa restoran menggunakan ayam chashu yang dimasak pada suhu rendah sebagai topping, dan hidangan ini kini disajikan dalam suasana kafe yang trendi dan estetis, mengubah citra ramen dari "makanan pria" menjadi sajian yang diminati semua kalangan, termasuk perempuan dan anak muda.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....