Keunikan Buah-Buahan dari Pohon Palem yang Populer
- 25 Mar 2026 23:57 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar – Kolang-kaling, buah lontar, buah nipah, dan sejenisnya adalah produk olahan atau buah yang berasal dari keluarga pohon palem (Arecaceae). Meskipun berasal dari pohon yang sama, masing-masing memiliki perbedaan signifikan dalam hal jenis, bentuk, tekstur, cara pengolahan dan manfaatnya. Setiap jenis memiliki ciri khas yang membuatnya unik dan populer di kalangan masyarakat Indonesia.
Dikutip dari puskesmasmeninting-dikes.lombokbaratkab.go.id, kolang-kaling yang sering kita temui terutama saat bulan Ramadan, berasal dari biji pohon aren (Arenga pinnata). Teksturnya kenyal dan rasanya netral, membuat kolang-kaling cocok diolah dalam berbagai hidangan seperti es campur, kolak, dan manisan. Sebelum dapat dikonsumsi, kolang-kaling harus direbus dan direndam terlebih dahulu karena mentahnya mengandung getah yang bisa menyebabkan gatal. Kolang-kaling umumnya digunakan dalam pembuatan kolak, es campur, atau manisan.
Berbeda dengan kolang-kaling, buah lontar yang berasal dari pohon lontar atau siwalan. Mengutip dari alodokter.com, buah lontar merupakan hasil dari Palmyra palm yaitu tanaman lontar yang banyak ditemukan di Nusa Tenggara Timur dan memiliki bentuk bulat besar dengan 2–3 biji di dalamnya. Daging buah lontar berwarna bening dan bertekstur jelly. Buah lontar memiliki rasa segar yang sedikit manis dan bisa langsung dimakan tanpa perlu pengolahan yang rumit. Di beberapa daerah, seperti di Jawa, buah lontar dikenal dengan nama siwalan, sedangkan di Nusa Tenggara Timur disebut tala. Buah ini sering dikonsumsi segar atau dijadikan bahan baku minuman tradisional.
Selain lontar, ada juga buah nipah (Nypa fruticans Wurmb) yang banyak ditemukan di daerah rawa, muara sungai, dan hutan mangrove di wilayah pesisir Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, hingga Papua. Secara fisik, buah nipah berbentuk bulat lonjong dengan warna coklat tua. Bagian daging buahnya berwarna putih bening, teksturnya kenyal dan memiliki rasa manis yang menyegarkan. Biasanya, buah nipah digunakan untuk membuat manisan atau campuran minuman. Meskipun tidak sepopuler kolang-kaling atau lontar, buah nipah tetap memiliki tempat tersendiri dalam kuliner lokal.
Sementara itu, buah kelapa (Cocos Nucifera) yang juga berasal dari pohon palem memiliki tekstur lembut dengan serat yang agak berserat dan rasa gurih-manis. Kelapa muda sangat populer dan sering dijadikan minuman segar yang dapat diminum langsung atau digunakan dalam berbagai hidangan. Minuman kelapa muda banyak ditemukan di berbagai acara dan menjadi pilihan yang menyegarkan, terutama saat cuaca panas.
Meskipun berasal dari pohon palem yang sama, setiap buah ini memiliki karakteristik yang membedakannya. Kolang-kaling membutuhkan proses pengolahan lebih lanjut sebelum bisa dikonsumsi, sedangkan buah lontar, nipah, dan kelapa muda dapat dinikmati langsung tanpa perlu pengolahan yang rumit. Kolang-kaling sering digunakan dalam dessert atau manisan, lontar sebagai camilan segar, nipah untuk manisan atau minuman dan kelapa muda untuk minuman segar atau tambahan dalam hidangan.
Masing-masing buah palem ini memiliki kegunaan yang berbeda namun tetap digemari oleh masyarakat Indonesia. Kolang-kaling dan lontar sering hadir dalam hidangan penutup khas Ramadan, sementara nipah dan kelapa muda lebih sering dikonsumsi sebagai minuman segar. Dengan ciri khas rasa dan teksturnya, buah-buahan ini menjadi bagian tak terpisahkan dari kebiasaan kuliner masyarakat Indonesia, memberikan kesegaran dan manfaat bagi kesehatan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....