Nasu Kuraceng, Kuliner Makassar Jarang Ditemui

  • 13 Jan 2026 15:22 WIB
  •  Makassar

KBRN, Makassar: Nasu Kuraceng merupakan kuliner khas Makassar yang terbuat dari iga dan daging kuda dengan kuah bening berempah. Hidangan ini dikenal karena aroma segar dan rasa asam khas dari bumbu daun kecceng.

Dilansir dari unggahan Instagram @daengkuliners_mks yang membahas Nasu Kuraceng, makanan ini disajikan sebagai lauk berkuah dengan cita rasa gurih dan segar. Proses memasaknya menonjolkan rempah alami yang membuat aroma dan rasanya mudah dikenali.

Nama “nasu” dalam bahasa Makassar berarti lauk berkuah, sedangkan “kuraceng” merujuk pada daun kecceng sebagai bumbu utama. Daun ini memberi sensasi asam segar yang membedakan Nasu Kuraceng dari olahan kuda lainnya.

Secara tradisi, Nasu Kuraceng berakar dari kuliner Bugis-Makassar yang memanfaatkan daging kuda sebagai sumber protein lokal. Olahan ini berkembang sebagai bagian dari kebiasaan memasak hasil buruan dan kini menjadi warisan kuliner yang semakin langka.

Bahan utamanya berupa iga dan daging kuda yang direbus lama hingga empuk bersama serai, daun salam, dan daun kecceng. Kuahnya cenderung bening, tidak pedas, dan memiliki rasa segar yang ringan di lidah.

Proses memasak dimulai dengan merebus daging hingga lunak lalu menumis bumbu sebelum dicampur kembali ke dalam kuah. Tahapan ini membuat daging empuk dan kuahnya tetap jernih dengan aroma rempah yang kuat.

Rasa Nasu Kuraceng didominasi asam segar, gurih kaldu, dan tekstur daging yang lembut. Karakternya ringan sehingga cocok disantap saat hujan maupun saat panas.

Di Makassar, Nasu Kuraceng dapat ditemui di warung-warung tradisional seperti Bandar Kuda yang dikenal menyajikan versi autentiknya. Pelestarian kuliner ini penting agar generasi muda tetap mengenal dan mendukung warisan rasa Bugis-Makassar. (Jusmarkurniawansyah)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....