Serunya Bisnis Kripik Ubi yang Makin Digemari UMKM
- 16 Nov 2025 08:11 WIB
- Makassar
KBRN,Makassar: Ditengah maraknya tren kuliner lokal, kripik ubi kembali menjadi camilan favorit yang tidak hanya lezat, tetapi juga membuka peluang bisnis menjanjikan bagi pelaku UMKM. Rasanya yang renyah, manis, dan mudah divariasikan membuat produk ini digemari banyak kalangan, terutama anak muda yang senang berburu camilan unik. Industri rumahan pun mulai melirik kripik ubi sebagai produk yang potensial untuk dipasarkan secara luas.
Menurut Rakhmat Aidul, pelaku UMKM kripik ubi Dapur Raju dalam kutipan wawancaranya di kanal youtube PRO4 RRI Makassar edisi Sabtu (15/11/2025), mengatakan pasar camilan lokal meningkat pesat dalam beberapa tahun terakhir. “Sekarang trennya orang lebih bangga membeli produk lokal. Kripik ubi misalnya itu sederhana, tapi kalau dikemas menarik, rasanya bisa bersaing dengan snack modern,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa penjualan daring sangat membantu perluasan pasar produknya.
Potensi bisnis kripik ubi tidak hanya pada rasa, tetapi juga keberlanjutan bahan baku yang mudah diperoleh. Petani lokal bisa memasok ubi dengan harga stabil, sehingga pelaku UMKM dapat menjaga konsistensi produksi. “Yang saya suka dari bisnis ini adalah bahan bakunya selalu tersedia. Jadi, produksi tidak terganggu dan biaya dapat ditekan,” tambah Rakhmat.
Bagi masyarakat yang ingin memulai bisnis serupa, para pelaku UMKM menyarankan untuk fokus pada kualitas dan inovasi rasa. Kripik ubi kini banyak dikembangkan dalam berbagai varian, seperti balado, manis madu, caramel, bahkan rasa-rasa kekinian seperti matcha atau cheese. “Anak muda suka yang beda. Jadi, jangan takut bereksperimen dengan rasa baru,” kata Rakhmat,.
Selain rasa, tampilan kemasan menjadi faktor penting dalam menarik perhatian konsumen. Rakhmat menekankan bahwa kemasan yang modern dapat meningkatkan nilai jual. “Kadang kemasan itu lebih dulu dilihat dibanding isinya. Kalau packaging bagus, kesan produknya langsung naik,” ujarnya. Banyak UMKM kini memanfaatkan desain minimalis dan ramah lingkungan untuk meningkatkan citra produk.
Sebagai tips memulai bisnis,Rakhmat menyarankan langkah sederhana dimulai dari produksi kecil dulu, coba pasarkan di lingkungan terdekat, lalu manfaatkan media sosial untuk menjangkau pembeli baru. Ia menegaskan bahwa konsistensi adalah kunci. “Tidak harus langsung besar. Mulai dari dapur rumah juga bisa. Yang penting rajin promosi dan jaga rasa tetap enak,” tutupnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....