Inovasi Produk Kuliner untuk Pasar Modern di Makassar
- 28 Jul 2025 15:44 WIB
- Makassar
KBRN,Makassar: Tren oleh-oleh khas daerah kini mengalami transformasi signifikan seiring dengan perubahan selera konsumen dan tuntutan pasar modern. Hal ini menjadi topik menarik dalam program Mozaik Indonesia PRO1 RRI Makassar edisi Senin, 28 Juli 2025, yang menghadirkan Ismail Abd Jalil, Owner Kozibun, sebagai narasumber utama.
Dalam wawancaranya, Ismail Abd Jalil mengungkapkan bahwa inovasi merupakan kunci utama dalam mempertahankan eksistensi produk kuliner lokal, terutama di tengah persaingan pasar oleh-oleh yang semakin kompetitif. Kozibun, sebagai pelaku UMKM kuliner di Makassar, menghadirkan berbagai varian kue dan makanan ringan berbasis bahan lokal yang dikemas dengan sentuhan modern ala jepang.
Kozibun diambil sebagai brand dnegan makana berharap ada kehangatan dalam setiap gigitan roti ini jelas Ismail.“Saya melihat pangsa pasar sekarang khususnya anak muda lagi tren kulineran lagi diminati,terkhusus jenis roti ala jepang ini belum terlalu banyak dan sangat potensial kita kembangkan” ujarnya. Ia menambahkan bahwa desain produk yang menarik menjadi nilai tambah untuk menarik minat wisatawan maupun konsumen lokal.
Ismail juga menjelaskan bahwa konsistensi dalam menjaga kualitas dan cita rasa adalah prioritas utama. Menurutnya, inovasi harus berjalan beriringan dengan identitas rasa khas Makassar agar tidak kehilangan nilai lokalitas yang menjadi daya tarik utama dari sebuah oleh-oleh. Pasar oleh-oleh saat ini tidak hanya mencari rasa, tetapi juga tampilan, kepraktisan, dan cerita di balik produk. Kami mencoba menjawab kebutuhan itu melalui inovasi kemasan, branding, dan diversifikasi rasa,”
Lebih lanjut, Ismail menilai digitalisasi turut memberikan peluang besar bagi pelaku usaha oleh-oleh untuk memperluas jangkauan pasar. Kozibun sendiri telah memanfaatkan media sosial dan marketplace sebagai saluran pemasaran, termasuk sistem pemesanan online yang memudahkan konsumen dari luar kota.
Selain memasarkan produk, Kozibun juga aktif dalam membangun komunitas UMKM kuliner di Makassar guna saling berbagi pengalaman dan strategi pengembangan usaha. Menurut Ismail, kolaborasi antar pelaku usaha menjadi kekuatan penting untuk mendorong kemajuan sektor oleh-oleh yang berdaya saing tinggi.
Dengan perpaduan antara inovasi dan kearifan lokal, Ismail optimis Makassar akan semakin dikenal sebagai kota tujuan oleh-oleh modern yang tidak hanya enak, tetapi juga kreatif dan berkelas. Upaya ini diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi lokal melalui sektor kuliner.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....