Tips Membuat Bawang Hitam Black Garlic Berkualitas Tinggi

  • 13 Jul 2025 16:52 WIB
  •  Makassar

KBRN,Makassar : Bawang hitam atau black garlic kini semakin populer karena khasiatnya yang luar biasa untuk kesehatan. Dibuat melalui proses fermentasi bawang putih pada suhu dan kelembapan tertentu, bawang hitam mengandung antioksidan yang lebih tinggi dibanding bawang putih biasa. Rasanya pun lebih manis dan lembut, mirip dengan asam manis buah kering. Namun, agar mendapatkan hasil yang berkualitas tinggi, proses pembuatannya tidak boleh sembarangan. Diperlukan pemahaman akan teknik yang tepat, kontrol suhu, hingga pemilihan bahan baku terbaik.

Ada beberapa sumber yang bisa menjadi acuan dalam membuat black garlic buatan rumah salah satunya di akun youtube milik @cookwithauntysim3530 dengan memilih bawang putih yang segar dan utuh. Gunakan bawang putih jenis lokal berkualitas premium atau varietas impor seperti Laba dan Solo garlic. Bawang yang telah disimpan terlalu lama atau menunjukkan tanda-tanda pembusukan akan menghasilkan black garlic dengan rasa kurang optimal dan tekstur tidak lembut. Selain itu, pilih siung besar dan tidak dikupas agar proses fermentasi berlangsung merata tanpa membuat bawang mengering atau mengeras.

Setelah bawang putih disiapkan, proses inti pembuatan black garlic adalah fermentasi pada suhu sekitar 60–80°C dan kelembapan 70–90% selama 2 hingga 4 minggu. Suhu yang terlalu tinggi dapat membakar bawang, sementara suhu rendah akan membuat fermentasi tidak maksimal. Untuk menjaga kestabilan suhu dan kelembapan, banyak pembuat black garlic menggunakan rice cooker modifikasi atau alat khusus fermentasi. Dalam skala industri, digunakan fermenter profesional dengan sensor otomatis yang lebih presisi.

Selama proses fermentasi, sangat penting untuk tidak membuka alat terlalu sering. Paparan udara luar bisa mengganggu proses enzimatik dan mengubah rasa bawang. Selain itu, simpan perangkat fermentasi di tempat yang tidak terlalu lembap dan jauh dari sinar matahari langsung. Pemantauan harian bisa dilakukan dari luar tanpa membuka tutup rice cooker atau alat fermentasi. Jika muncul bau terlalu tajam atau asam, itu bisa menjadi indikasi fermentasi gagal.

Setelah masa fermentasi selesai, bawang akan berubah warna menjadi hitam legam dan teksturnya lembut seperti jelly. Cita rasa umaminya akan terasa lebih kuat, dengan sentuhan manis alami yang menyerupai kismis atau balsamic vinegar. Untuk menjaga kualitas black garlic, simpan hasil fermentasi di wadah kedap udara dan hindari suhu lembap. Jika disimpan di kulkas, black garlic bisa bertahan hingga enam bulan tanpa kehilangan khasiat dan rasanya.

Manfaat kesehatan dari bawang hitam sangat beragam, mulai dari meningkatkan sistem imun, membantu menurunkan tekanan darah, hingga mencegah penyakit jantung. Kandungan S-Allylcysteine dalam black garlic merupakan hasil dari transformasi allicin selama fermentasi, dan terbukti lebih stabil serta mudah diserap tubuh. Oleh karena itu, tidak heran bila black garlic kini banyak dijadikan suplemen alami atau bahan tambahan makanan sehat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....