Dumpi Cella, Kue Tradisional legendaris Kabupaten Bulukumba
- 24 Mei 2025 15:59 WIB
- Makassar
KBRN, Makassar: Kue tradisional Bugis Konjo yang dikenal dengan nama Dumpi Cella atau Dumpi Eja menurut jurnal peneliti budaya daerah unm.ac.id kue tradisional dumpi merupakan salah satu warisan kuliner khas Kabupaten Bulukumba dari masyarakat suku Kajang. Kue ini telah menjadi bagian tak terpisahkan dari tradisi dan budaya masyarakat Konjo selama berabad-abad. Dumpi Cella dikenal dengan cita rasa manis dan legit, serta tekstur yang kenyal dan lembut.
Dumpi Cella terbuat dari bahan-bahan sederhana yang mudah didapatkan di lingkungan sekitar. Bahan utamanya adalah beras ketan yang dihaluskan dan dicampur dengan gula merah, air, dan wijen. Setelah adonan tercampur rata dan kalis, adonan ini biasanya didiamkan semalaman sebelum akhirnya digoreng hingga matang. Proses penggorengan menghasilkan aroma harum yang khas dan menggoda selera. Kue ini paling nikmat disantap saat masih hangat, namun tetap lezat meski sudah dingin.
Tradisi masyarakat Konjo, Dumpi Cella memiliki makna dan nilai simbolis yang mendalam. Kue ini kerap dihidangkan dalam acara-acara penting seperti pernikahan, selamatan, dan upacara adat. Salah satu tradisi yang melekat adalah 'baku puli', yaitu seserahan berupa tempat yang penuh dengan aneka kue tradisional, termasuk Dumpi Cella, yang diberikan oleh keluarga pengantin laki-laki kepada pengantin perempuan saat akad nikah. Tradisi ini melambangkan harapan akan kehidupan rumah tangga yang penuh kebahagiaan dan kemakmuran.
Keistimewaan Dumpi Cella tidak hanya terletak pada rasanya, tetapi juga pada proses pembuatannya yang sarat akan nilai kebersamaan. Dalam masyarakat Kajang, pembuatan kue ini biasanya dilakukan secara gotong royong, melibatkan banyak anggota keluarga dan tetangga. Momen ini menjadi ajang mempererat tali silaturahmi dan menanamkan nilai kerja sama, serta kesabaran, mengingat proses pembuatan Dumpi Cella memerlukan waktu dan ketelitian yang cukup lama.
Selain sebagai hidangan istimewa di berbagai acara, Dumpi Cella juga memiliki peran penting dalam pelestarian budaya lokal. Para pembuat kue tradisional terus mewariskan resep dan teknik pembuatan Dumpi Cella kepada generasi muda. Kekhawatiran akan pudarnya minat anak muda terhadap makanan tradisional mendorong masyarakat yang masih kental tentang adat tetap aktif mengajarkan cara membuat Dumpi Cella, baik dalam lingkungan keluarga maupun melalui kegiatan edukasi keterampilan di sekolah-sekolah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....