Cucuru Labba, Kue Lebar Penuh Makna dari Sulsel

  • 08 Mei 2025 09:38 WIB
  •  Makassar

KBRN, Makassar: Cucuru Labba yang biasa juga disebut cucur gula merah merupakan salah satu kue tradisional yang berasal dari Sulawesi Selatan dengan bentuk yang khas dan rasa yang istimewa. Dilansir dari sulsel.idntimes.com, istilah "labba" dalam bahasa Makassar berarti "lebar," yang sesuai dengan ukuran kue ini yang lebih besar dan lebih tebal dibandingkan kue cucur yang biasa. Kue ini dibuat dari campuran tepung ketan dan tepung beras yang memberikan tekstur padat dan sedikit berongga.

Membuat Cucuru Labba memerlukan kesabaran tinggi. Setelah adonan diaduk dan dibiarkan, adonan selanjutnya digoreng sampai matang. Karena ukurannya yang besar, kue ini sering kali menjadi keras jika disimpan terlalu lama. Untuk menjaga kelembutan, biasanya kue tersebut disimpan dalam wadah yang tertutup rapat dan diberikan selembar daun pisang agar minyak bisa keluar dan teksturnya tetap lembut.

Cucuru Labba memiliki makna yang signifikan dalam berbagai perayaan adat di Sulawesi Selatan, seperti pernikahan dan acara budaya lainnya. Kue ini sering dihidangkan bersama Cucuru Te’ne, menciptakan keselarasan dalam penyajian makanan tradisional yang melambangkan kebersamaan serta keharmonisan dalam masyarakat Bugis-Makassar.

Keistimewaan Cucuru Labba tidak hanya terletak pada penampilannya dan rasa yang dimilikinya, tetapi juga pada makna yang terkandung di dalamnya. Bentuknya yang lebar melambangkan sifat murah hati dan keterbukaan dalam menyambut tamu, sesuai dengan budaya masyarakat Sulawesi Selatan yang terkenal ramah dan hospitable. Selain itu, warna cokelat keemasan pada kue ini melambangkan keberuntungan dan kebahagiaan.

Hingga saat ini, Cucuru Labba masih menjadi salah satu kue tradisional yang disukai masyarakat Sulawesi Selatan. Kehadirannya dalam berbagai acara adat membuktikan betapa vitalnya kue ini dalam tradisi lokal. Dengan rasa manis yang khas dan desain yang unik, Cucuru Labba tidak hanya memperkaya cita rasa, tetapi juga menjadi simbol kekayaan kuliner serta tradisi yang patut dilestarikan.

Berikut langkah-langkah membuat cucur labba:

Resep Kue Cucur Gula Merah Tradisional

*Bahan-bahan:

- 400 gram tepung beras

- 100 gram tepung terigu

- 400 gram gula merah, serut halus

- 4 sendok makan gula pasir

- 600 ml air

- 2 lembar daun pandan (opsional, untuk aroma)

- Sejumput garam

- Minyak goreng secukupnya

*Cara Membuat:

1. Buat larutan gula:

Larut kan, gula merah, daun pandan, dan garam sampai gula larut. Saring dan diamkan hingga hangat.

2. Buat adonan:

Campurkan tepung beras dan tepung terigu dalam wadah.

Tambahkan larutan gula hangat sedikit demi sedikit sambil diaduk rata sampai tidak ada yang menggumpal.

Diamkan adonan minimal 30 menit agar mengembang dan elastis.

3. Goreng cucur

Panaskan minyak dalam wajan cekung (gunakan api sedang ke kecil). Tuang satu sendok sayur adonan ke tengah wajan.

Siram-siram bagian atas cucur dengan minyak panas agar matang merata dan bagian tengahnya mengembang.

Goreng sampai pinggirannya kering dan berwarna kecokelatan, lalu angkat dan tiriskan

Jangan dibolak-balik terlalu sering agar tekstur bagian tengah tetap lembut.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....