Golla Kambu, Harta Berharga dari Tanah Mandar
- 14 Apr 2025 10:16 WIB
- Makassar
KBRN, Makassar: Di antara keanekaragaman kuliner yang ada di Sulawesi Barat, Golla Kambu mungkin belum sepopuler hidangan dari daerah lainnya. Namun, di kalangan masyarakat Mandar, Golla Kambu lebih dari sekadar camilan; ia merupakan lambang kehangatan dan kebijaksanaan lokal yang telah diwariskan melalui generasi.
Golla Kambu adalah makanan ringan tradisional yang berasal dari Mandar, terbuat dari kombinasi kelapa parut, beras ketan, dan gula merah yang dibungkus dengan daun pisang atau daun kelapa muda. Teksturnya kenyal, rasa manisnya alami, dan aromanya menggairahkan berkat metode memasak yang tetap menggunakan cara tradisional.
Dalam bahasa Mandar, istilah “Golla” berarti gula atau manisan, sedangkan “Kambu” merujuk pada bentuk bungkusan. Jadi, jika diterjemahkan secara harfiah, Golla Kambu berarti manisan yang dibungkus, mencerminkan bentuk dan cara penyajiannya.
Di berbagai rumah tangga Mandar, Golla Kambu menjadi sajian yang tak terpisahkan pada acara adat, pernikahan, serta perayaan hari besar keagamaan. Hidangan ini tidak hanya menyatu dalam rasa, tetapi juga dalam kebersamaan antara keluarga dan komunitas. Proses pembuatan Golla Kambu secara kolektif menjadi waktu berkualitas yang berarti, di mana anak-anak mendapatkan pelajaran dari orang tua mereka, tidak hanya mengenai resep tetapi juga nilai-nilai tentang gotong-royong dan kebersamaan.
Pembuatan Golla Kambu memerlukan kesabaran. Pertama, beras ketan direndam dan dikukus hingga setengah matang. Selanjutnya, kelapa parut segar dan gula merah dilelehkan hingga membentuk adonan yang kental. Kemudian, campuran ini diaduk dengan ketan hingga merata. Setelah itu, adonan dibungkus satu per satu dalam daun dan dikukus kembali. Aroma yang harum akan mulai tercium saat uap keluar, menandakan bahwa Golla Kambu siap untuk dinikmati.
Di tengah maraknya camilan instan dan makanan modern, Golla Kambu tetap eksis sebagai tanda dari identitas budaya Mandar. Sederhana namun berarti, keberadaan Golla Kambu mampu menghidupkan kenangan masa kecil, memperkuat tali silaturahmi, sekaligus menekankan pentingnya melestarikan warisan dari nenek moyang.
Walaupun Golla Kambu memiliki ukuran kecil, maknanya sangat besar. Ia merupakan bukti bahwa tradisi dapat terasa manis, baik secara harfiah maupun simbolis. Oleh karena itu, jika Anda berkesempatan untuk mengunjungi tanah Mandar, jangan sampai melewatkan kesempatan untuk mencicipi Golla Kambu – sebuah rasa manis yang menyimpan cinta dan sejarah di setiap gigitannya.
Berikut langkah membuat Golla Kambu:
Bahan-bahan:
1kg gram beras ketan (rendam 3-4 jam, tiriskan)
1 butir kelapa parut setengah tua
400 gram gula merah (sisir halus)
1 sdt garam
Daun pisang (untuk membungkus)
Tusuk lidi (untuk menyemat)
Cara Membuat:
1. Kukus ketan:
Kukus beras ketan selama sekitar 30 menit atau hingga setengah matang.
Angkat, siram dengan sedikit air garam, aduk rata lalu kukus lagi hingga matang. Sisihkan.
2. Membuat inti (isian):
Campurkan kelapa parut, gula merah, dan garam. Masak di atas api kecil sambil terus diaduk hingga gula larut dan adonan agak kering. Sisihkan.
3. Membentuk golla kambu:
Ambil selembar daun pisang, taruh sedikit ketan, pipihkan.
Tambahkan 1 sendok makan isian kelapa di tengah, tutup lagi dengan ketan. Bungkus rapi dan sematkan dengan lidi di ujungnya.
4. Kukus kembali:
Kukus golla kambu yang sudah dibungkus selama 15-20 menit agar lebih menyatu dan aromanya keluar.
5. Sajikan:
Golla Kambu siap disajikan dalam keadaan hangat atau dingin.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....