Kue Katirisala: Resep Pembuatan Kue Manis Khas Bugis
- 22 Nov 2024 20:37 WIB
- Makassar
KBRN , Makassar : Kue Katirisala merupakan kue tradisional khas masyarakat suku Bugis, Sulawesi Selatan yang berasal dari gula merah dan tepung ketan. Kue ini memiliki rasa yang manis dan tektur legit yang berlapis. Berdasarkan beberapa sumber menceritakan saat leluhur masyarakat bugis sedang sokko (olahan nasi ketan khas Sulsel) untuk ritual pindah rumah suku Bugis (Mappalette Bola), tidak sengaja tertumpahan dengan gula merah yang menetes, sehingga hal tersebut yang menjadi awal sejarah Katarisala.
Nama "katirisala" memiliki kisah unik. "Tiri" berarti menetes, mengacu pada gula aren yang tumpah, sementara "sala" berarti salah, menunjukkan kejadian tak terduga. Filosofi kue Katirisala mengaitkan manisnya gula merah dengan harapan agar masyarakat Bugis senantiasa hidup rukun, sejahtera, dan memiliki pandangan positif terhadap kehidupan. Kue ini menjadi simbol doa agar segala aktivitas yang dilakukan selalu berjalan lancar.
Kue katirisala memiliki peran penting dalam berbagai momen istimewa masyarakat Bugis, mulai dari acara keluarga intim hingga perayaan besar. Kehadirannya begitu melekat, bahkan saat Ramadan, katirisala menjadi buruan di pasar-pasar takjil, dan telah ditetapkan sebagai salah satu warisan budaya tak benda oleh Direktorat Warisan dan Diplomasi Budaya Republik Indonesia pada tahun 2015.
Bahan yang dibutuhkan dalam membuat Katirisala, yaitu:
- Bahan membuat ketan:
1. 250 gr ketan hitam
2. 250 gr ketan putih
3. 300 ml santan sedang
4. 1/2 sdt garam
- Bahan membuat lapisan gula merah:
1. 400 gr gula merah
2. 200 ml santan kental
3. 6 butir telur
Cara membuat:
1. Sediakan bahan, Rendam ketan hitam selama 2 jam
2. Remas-remas ketan lalu campur semua bahan membuat ketan. Kukus sampai matang.
3. Kocok telur, gula merah hingga mengembang. Lalu, saring adonan telur tersebut. Setelah itu, tuang santan lalu kocok lagi hingga mengembang.
4. Dalam keadaan panas, angkat lalu ratakan ketan di dalam loyang yang telah dilapisi plastik. Tekan-tekan ketan di loyang agar padat dan rapat. Panaskan lagi kukusan lalu masukkan ketan yang sudah dicetak di loyang. Biarkan ketan panas. Tuang adonan cair diatas ketan kemudian kukus hingga matang. Nb: alasi tutup panci dengan serbet agar uap airnya tidak jatuh ke kue dan membuat kue berlubang.
5. Jika kue sudah matang, angkat kue dari loyang dengan hati-hati lalu diamkan hingga dingin, lalu potong kue sesuai selera.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....