Cegah TBC sejak Dini, Jangan Tunggu Parah
- 29 Agt 2026 20:13 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar - Tuberkulosis atau TBC dapat menular ketika kasus tidak segera ditemukan dan mendapatkan pengobatan. Keterlambatan pemeriksaan berpotensi memperpanjang rantai penularan di lingkungan sekitar.
Penanggung Jawab Program TBC Dinas Kesehatan Sulsel, Dr. Andi Julia Junus, SKM., M.Kes, saat berbincang di Pro 1 RRI Makassar, Jumat, 28 Agustus 2026 mengatakan penularan dapat terjadi melalui kontak erat. Kontak serumah dan lingkungan kerja menjadi bagian yang perlu mendapat perhatian.
Gejala utama yang perlu diwaspadai adalah batuk aktif, terutama jika berlangsung sekitar dua minggu. Gejala lain dapat berupa berat badan turun, keringat malam, lemah, dan berkurangnya nafsu makan.
“Kalau ada ciri-ciri lain, misalnya berat badan turun dan keringat pada malam hari tanpa aktivitas.”
Masyarakat yang mengalami gejala tersebut disarankan segera mengakses layanan kesehatan. Pemeriksaan TBC dan pengobatannya menjadi bagian dari program pemerintah yang tidak dipungut biaya.
Pencegahan penularan juga membutuhkan kebiasaan hidup bersih dan sehat. Penggunaan masker penting bagi orang yang mengalami batuk aktif untuk mengurangi risiko penularan.
“Jangan takut screening, jangan malu diperiksa, lebih baik tahu lebih awal daripada terlambat.”
Bagi kontak pasien TBC yang belum menunjukkan penyakit aktif, tersedia Terapi Pencegahan Tuberkulosis atau TPT. Terapi tersebut bertujuan mencegah infeksi berkembang menjadi TBC aktif.
Pasien yang terdiagnosis TBC harus menjalani pengobatan hingga tuntas. Pengobatan TBC membutuhkan waktu minimal enam bulan dan perlu mendapatkan pendampingan.
Dinkes Sulsel mengingatkan masyarakat agar tidak menghentikan pengobatan secara sepihak. Pengobatan tidak tuntas dapat meningkatkan risiko munculnya TBC resistan obat.
Masyarakat juga diharapkan mendukung anggota keluarga yang sedang menjalani pengobatan TBC. Semangat menemukan, mengobati, dan mendampingi pasien hingga sembuh menjadi bagian penting eliminasi TBC.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....