Kasiat Daun Seledri untuk Kesehatan
- 10 Agt 2026 09:31 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar – Daun seledri (Apium graveolens) bukan hanya digunakan sebagai penyedap masakan, tetapi juga mengandung air, serat pangan, vitamin, mineral, dan senyawa bioaktif yang berpotensi mendukung kesehatan. Melansir https://pmc.ncbi.nlm.nih.gov/ Sayuran ini umumnya rendah kalori sehingga dapat menjadi bagian dari pola makan seimbang, terutama ketika dikonsumsi bersama sayuran dan sumber protein lainnya berdasarkan data nutrisi USDA FoodData Central.
Salah satu khasiat daun seledri yang paling banyak diteliti adalah potensinya dalam membantu menjaga tekanan darah. Tinjauan ilmiah menunjukkan bahwa senyawa seperti flavonoid, apigenin, luteolin, dan kelompok ftalida dapat berperan dalam membantu relaksasi pembuluh darah, meski bukti pada manusia masih perlu diperkuat melalui penelitian yang lebih besar.
Penelitian sistematis dan meta-analisis terhadap uji terkontrol secara acak juga menemukan bahwa konsumsi seledri berpotensi memperbaiki tekanan darah sistolik dan diastolik. Namun, hasil penelitian tersebut tidak berarti daun seledri dapat menggantikan obat hipertensi, sehingga penderita tekanan darah tinggi tetap perlu mengikuti pemeriksaan dan pengobatan dari tenaga kesehatan.
Daun seledri juga mengandung senyawa antioksidan yang membantu melindungi sel dari dampak radikal bebas, sementara beberapa fitokimianya dikaji karena memiliki aktivitas antiinflamasi. Kajian ilmiah mengenai seledri dan sindrom metabolik melaporkan adanya potensi efek antihipertensi, penurunan lemak darah, dan pengaturan metabolisme gula, tetapi sebagian bukti masih berasal dari penelitian laboratorium, hewan, atau ekstrak dengan dosis tertentu.
Kandungan serat pada seledri dapat membantu melengkapi kebutuhan serat harian yang berperan dalam menjaga fungsi saluran pencernaan. Meski demikian, mengonsumsi seledri saja tidak cukup untuk mengatasi sembelit atau gangguan pencernaan karena manfaat tersebut lebih optimal jika disertai konsumsi beragam sayuran, buah, biji-bijian, dan cairan yang memadai.
Vitamin K dalam sayuran hijau, termasuk seledri, berperan penting dalam proses pembekuan darah dan pemeliharaan tulang. Orang yang menggunakan obat pengencer darah seperti warfarin sebaiknya menjaga jumlah konsumsi makanan yang mengandung vitamin K tetap konsisten dan berkonsultasi dengan dokter sebelum melakukan perubahan besar pada pola makan.
Untuk memperoleh manfaatnya, daun seledri dapat dicuci bersih lalu ditambahkan ke dalam sup, tumisan, salad, atau jus tanpa tambahan gula berlebihan. Konsumsi dalam jumlah wajar sebagai bagian dari makanan sehari-hari lebih dianjurkan daripada mengandalkan rebusan atau ekstrak seledri sebagai terapi tunggal, karena penelitian tentang dosis, keamanan, dan efektivitas jangka panjang masih terus berkembang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....