Aroma Amonia Pekat pada Keringat saat Berolah Raga Intensitas Tinggi

  • 03 Agt 2026 10:21 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, MAKASSAR - Aroma amonia yang tercium dari keringat saat berolahraga dengan intensitas tinggi sering membuat seseorang khawatir. Melansir medicalnewstoday kondisi ini terjadi ketika tubuh mengubah cara memperoleh energi karena cadangan karbohidrat mulai berkurang dan pemecahan protein meningkat sehingga menghasilkan amonia sebagai zat sisa metabolisme.

Keringat pada dasarnya hampir tidak berbau karena sebagian besar terdiri dari air dan elektrolit. Bau baru muncul ketika senyawa yang terkandung dalam keringat, termasuk amonia dalam jumlah kecil, bercampur dengan bakteri di permukaan kulit sehingga menghasilkan aroma yang lebih tajam, terlebih setelah latihan berat.

Saat latihan berlangsung sangat intens, otot membutuhkan energi dalam jumlah besar dalam waktu singkat. Jika asupan karbohidrat tidak mencukupi atau latihan berlangsung lama, tubuh lebih banyak memanfaatkan asam amino sebagai sumber energi sehingga produksi amonia meningkat dan sebagian dapat dikeluarkan melalui keringat maupun urine.

Selain pola makan, dehidrasi juga dapat membuat aroma amonia terasa lebih pekat. Kekurangan cairan menyebabkan konsentrasi zat sisa metabolisme menjadi lebih tinggi sehingga bau yang keluar dari tubuh lebih mudah tercium dibandingkan ketika tubuh terhidrasi dengan baik.

Meski sering berkaitan dengan olahraga berat, aroma amonia yang muncul terus-menerus di luar aktivitas fisik atau disertai keluhan seperti mudah lelah, pembengkakan, mual, atau gangguan berkemih sebaiknya tidak diabaikan. Ahli kesehatan di Cleveland Clinic menjelaskan bahwa gangguan fungsi hati atau ginjal dapat memengaruhi proses pembuangan amonia sehingga diperlukan pemeriksaan medis untuk memastikan penyebabnya.

Mengurangi risiko munculnya aroma amonia dapat dilakukan dengan memenuhi kebutuhan cairan, mengonsumsi karbohidrat yang cukup sebelum latihan berat, serta menjaga keseimbangan asupan protein sesuai kebutuhan tubuh. Intensitas latihan juga perlu ditingkatkan secara bertahap agar sistem metabolisme dapat beradaptasi tanpa memberikan beban berlebihan pada tubuh.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....