Tujuh Minuman Alami Penurun Kolesterol

  • 02 Jun 2026 10:37 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar - Pola makan yang kembali tidak terjaga setelah merayakan hari raya Lebaran kerap memicu kenaikan kadar kolesterol dalam tubuh. Kondisi kolesterol tinggi ini tidak boleh dianggap sepele karena dapat meningkatkan risiko penyakit serius seperti serangan jantung dan stroke.

Merangkum laporan kesehatan dari laman Verywell Health, ada berbagai cara alami yang dapat dilakukan masyarakat untuk menekan lonjakan lemak darah tersebut. Selain mengonsumsi obat sesuai anjuran dokter, beberapa jenis minuman sehat diyakini efektif membantu menurunkan kadar kolesterol jahat.

Teh hijau menjadi salah satu minuman utama karena kaya akan antioksidan polifenol yang mampu mengurangi kadar trigliserida serta mendukung kesehatan metabolisme. Selain itu, jus alpukat yang mengandung lemak tak jenuh tunggal juga sangat baik dalam mengontrol gula darah serta menjaga kesehatan jantung.

Minuman segar lain seperti jus jeruk dan susu kedelai juga dilaporkan memiliki kemampuan tinggi untuk menghambat penyerapan kolesterol di dalam usus. Kandungan fitosterol pada jeruk serta protein nabati pada kedelai secara efektif mampu menurunkan kadar kolesterol total secara signifikan.

Pilihan cairan sehat berikutnya adalah jus buah bit, jus nanas, serta aneka jus buah beri yang kaya akan serat larut. Enzim bromelin pada nanas dipercaya membantu memecah endapan kolesterol di arteri, sementara kandungan antosianin pada buah beri berfungsi meningkatkan kolesterol baik.

Meski demikian, konsumsi berbagai minuman herbal ini tetap harus didukung dengan penerapan gaya hidup yang sehat secara konsisten oleh masyarakat. Upaya menjaga kebugaran tubuh perlu dibarengi dengan olahraga rutin, istirahat yang cukup, serta membatasi konsumsi makanan berminyak atau berlemak tinggi.

Menjadikan aneka jus buah dan teh herbal sebagai menu harian merupakan langkah awal yang sederhana untuk mengembalikan kebugaran fisik pasca-Lebaran. Dengan menjaga asupan nutrisi seimbang, masyarakat di Kota Makassar dapat tetap produktif sekaligus terhindar dari ancaman penyakit tidak menular.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....