Sinte, Zat Kimia Buatan 100 Kali Lebih Berbahaya dari Ganja
- 22 Mei 2026 14:41 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar - Di balik asap vape yang tampak biasa, bisa tersembunyi ancaman yang jauh lebih mematikan dari ganja sekalipun. Sinte merupakan istilah jalanan untuk ganja sintetik yang adalah zat kimia buatan yang dirancang meniru efek ganja, namun dengan tingkat bahaya yang mencapai 10 hingga 100 kali lebih besar.
Koordinator Bidang Rehabilitasi BNNP Sulsel, Sudarianto, S.K.M., M.Kes., menegaskan sinte sama sekali berbeda dengan ganja yang berasal dari tumbuhan dan masih diakui memiliki manfaat medis tertentu dalam regulasi Indonesia. "Sinte ini adalah zat kimia murni yang tidak ada manfaatnya. Hanya manfaat racun saja. Dia memang dirancang untuk menipu, padahal bahayanya jauh sangat lebih besar," ujar Sudarianto Kamis, 21 Mei 2026.
Sinte telah ditetapkan sebagai Narkotika Golongan I kategori paling berbahaya yang hanya boleh digunakan untuk kepentingan ilmu pengetahuan dan teknologi. Mekanisme kerusakannya bekerja langsung di pusat kendali tubuh. Sudarianto menjelaskan bahwa sekitar 80 persen zat narkotika yang masuk ke tubuh langsung menuju otak, di mana ia mengunci dan mengalahkan dopamin alami senyawa yang sejak lahir diproduksi otak untuk menghadirkan rasa senang, bahagia, dan nyaman.
"Ketika zat ini masuk ke otak, dia akan dominan dan mengalahkan dopamin alami. Akhirnya, ketika tidak ada zatnya yang masuk, orang tidak bisa lagi menikmati rasa bahagia, enak, dan gembira," jelasnya. Inilah mekanisme kecanduan yang membuat pengguna terus kembali mengonsumsinya.
Selain kecanduan, sinte juga memicu halusinasi berat, paranoia agresif, gangguan jantung, dan gangguan pernapasan. Sudarianto merujuk insiden viral di kawasan Tugu Tani, Jakarta, di mana seorang pengemudi yang berhalusinasi menabrakkan kendaraannya dan menewaskan beberapa orang karena membayangkan jalan di depannya lurus, padahal ada tikungan.
Modus peredaran sinte terus berevolusi mengikuti tren konsumsi masyarakat. Bermula dari tembakau yang disemprot zat sintetik dikenal sebagai tembakau gorila karena efeknya yang membuat tubuh pengguna kaku seperti ditimpa gorila, kini beralih ke dalam liquid vape yang jauh lebih sulit dideteksi. "Modusnya berganti-ganti dan ini kreatif. Sekarang banyak vape yang sudah disusupi sinte, tapi orang tua dan remaja jangan tertipu dengan tren seperti ini karena ini akan merusak," tegas Sudarianto.
Yang paling mengkhawatirkan, tidak ada cara untuk membedakan secara kasat mata liquid vape yang mengandung sinte dari yang tidak. "Kita tidak ada yang bisa membedakan. Hanya kalau diperiksa di laboratorium baru kita bisa tahu. Jadi para pembeli itu tidak tahu bahwa yang mereka beli ada sintenya," katanya.
Kondisi inilah yang dimanfaatkan pengedar untuk menciptakan ketergantungan secara diam-diam, agar konsumen semakin sering membeli produk mereka.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....