Cara Mencegah Gumoh pada Bayi

  • 20 Mei 2026 07:58 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar - Gumoh pada bayi merupakan kondisi umum yang sering terjadi, terutama pada usia 3 bulan pertama. Kondisi ini terjadi ketika sebagian isi lambung bayi naik kembali ke kerongkongan lalu keluar melalui mulut. Dilansir dari Alodokter, gumoh biasanya terjadi karena otot kerongkongan bayi belum berkembang sempurna dan ukuran lambungnya masih kecil. Kondisi ini umumnya akan berkurang saat bayi bertambah usia.

Salah satu cara mencegah gumoh adalah memosisikan tubuh bayi tetap tegak setelah menyusu. Posisi tersebut sebaiknya dipertahankan selama 20 hingga 30 menit agar susu tetap berada di lambung dan tidak mudah naik kembali ke kerongkongan.

Bayi juga dianjurkan untuk disendawakan setelah menyusu. Cara ini membantu mengurangi udara yang terperangkap di dalam perut sehingga risiko gumoh dapat berkurang. Selain itu, orang tua perlu menghindari tekanan pada perut bayi setelah menyusu. Bayi sebaiknya tidak langsung diajak bermain aktif, menggunakan pakaian terlalu ketat, atau duduk terlalu lama di kursi mobil sesaat setelah minum susu.

Pemilihan dot susu juga perlu diperhatikan. Lubang dot yang terlalu besar dapat membuat aliran susu terlalu cepat, sedangkan lubang yang terlalu kecil dapat membuat bayi menelan lebih banyak udara saat menyusu. Untuk posisi tidur, bayi dianjurkan tidur telentang karena lebih aman dan membantu mengurangi risiko tersedak. Posisi ini juga dinilai dapat menurunkan risiko sudden infant death syndrome atau SIDS.

Orang tua perlu segera membawa bayi ke dokter apabila gumoh terjadi berlebihan, disertai demam, sesak napas, berat badan tidak naik, atau cairan yang keluar berwarna hijau maupun bercampur darah. Kondisi tersebut dapat menjadi tanda adanya gangguan kesehatan lain yang membutuhkan penanganan medis.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....