Pascarehabilitasi, BNNP Sulsel Pantau Klien dan Bekali Keterampilan Vokasional

  • 07 Mei 2026 19:30 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar - BNNP Sulawesi Selatan tidak menghentikan pendampingan setelah proses rehabilitasi selesai. Pemantauan aktif dan pelatihan keterampilan vokasional menjadi bagian dari layanan pascarehabilitasi yang diberikan kepada seluruh eks klien.

Konselor Adiksi Ahli Muda BNNP Sulsel, Arfina Rachman, SKM, menjelaskan pemantauan dilakukan dalam dua tahap yakni tiga bulan dan enam bulan setelah rehabilitasi selesai dalam acara Sanksi, RRI Pro 1 Makassar, Rabu, 6 Mei 2026. Pemantauan ini bertujuan mengukur apakah eks klien masih dalam kondisi pulih atau mengalami kekambuhan.

"Saat klien selesai rehabilitasi kita lakukan pemantauan tiga bulan setelahnya, kemudian enam bulan setelah proses rehabilitasi, untuk mengukur apakah klien tersebut masih pulih atau kambuh," kata Arfina Rachman dalam acara Sanksi, RRI Pro 1 Makassar, Rabu, 6 Mei 2026.

Selain pemantauan, BNNP Sulsel juga menyelenggarakan pertemuan kelompok bantu diri sebagai wadah eks klien saling mendukung pemulihan satu sama lain. Pendekatan kelompok ini memperkuat ketahanan kolektif dan mencegah isolasi sosial yang kerap menjadi pemicu kambuh.

Komponen ketiga dari layanan pascarehabilitasi adalah pelatihan vokasional. Tahun ini BNNP Sulsel memberikan keterampilan digital marketing dan sablon kepada eks klien, khususnya bagi mereka yang belum memiliki pekerjaan tetap. "Dengan keterampilan yang kita berikan, mereka bisa produktif untuk kehidupannya berikutnya," ujar Arfina Rachman.

Arfina menegaskan kecanduan narkotika merupakan penyakit kronis yang berisiko kambuh tanpa batas waktu tertentu, bahkan setelah sepuluh tahun masa pemulihan sekalipun. Oleh karena itu dukungan keluarga dan ketahanan diri eks klien menjadi dua penentu utama keberhasilan pemulihan jangka panjang.

Layanan pascarehabilitasi ini dirancang untuk memastikan eks klien tidak hanya pulih secara medis, tetapi juga mampu berfungsi produktif dan kembali berkontribusi di tengah masyarakat.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....