Kecanduan Video Pendek Picu Gangguan Emosi dan Turunkan Kreativitas Anak

  • 29 Apr 2026 14:05 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID Makassar – Selain berdampak pada fokus, kebiasaan menonton video pendek juga berpengaruh pada kondisi emosional anak. Anak yang terlalu sering mengonsumsi konten instan cenderung lebih sensitif dan mudah berubah suasana hati.

Dirujuk dari artikel Tentang Anak, anak dapat menjadi lebih mudah marah, gelisah, bahkan stres ketika waktu menonton dibatasi oleh orang tua. Hal ini menunjukkan adanya ketergantungan terhadap hiburan digital.

Paparan layar yang berlebihan juga dapat mengganggu kualitas tidur anak. Otak yang terus terstimulasi membuat anak kesulitan untuk beristirahat dengan baik di malam hari.

Dirujuk dari artikel Tentang Anak, kurangnya waktu istirahat dapat berdampak pada kesehatan fisik dan mental anak dalam jangka panjang.

Selain itu, kreativitas anak juga berisiko menurun. Anak menjadi lebih pasif karena terbiasa menerima hiburan tanpa perlu berpikir atau berimajinasi secara mandiri.

Dirujuk dari artikel Tentang Anak, hal ini turut memengaruhi kemampuan berpikir kritis dan problem solving, karena anak jarang dilatih untuk menganalisis atau menyelesaikan masalah secara mandiri.

Sebagai langkah pencegahan, orang tua dapat menghadirkan alternatif hiburan yang lebih sehat seperti permainan edukatif, membaca buku, atau aktivitas luar ruangan yang mendorong interaksi dan kreativitas anak.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....