Pemkab Sinjai Komitmen Putus Penyebaran Campak
- 07 Apr 2026 08:30 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Sinjai – Pemkab Sinjai memberikan perhatian besar terhadap penanganan Kejadian Luar Biasa (KLB) campak. Hal ini ditandai dengan Rapat Monitoring dan Evaluasi (monev) capaian Outbreak Response Immunization (ORI) Campak secara berkala, secara Daring (Zoom) yang dipimpin Sekretaris Daerah Sinjai Andi Jefrianto Asapa, Senin 6 April 2026.
Sekda Sinjai Andi Jefrianto Asapa, pada kesempatan itu mengatakan, monev ini bukan sekadar rapat seremonial tapi rapat darurat penanganan campak guna memastikan seluruh langkah-langkah penanganan penyebaran virus campak di Bumi Panrita Kitta berjalan cepat, efektif, dan terukur. Ia juga memberikan instruksi tegas terkait penanganan di lapangan bahwa tidak boleh ada pembiaran terhadap wilayah dengan capaian imunisasi minim.
“Wilayah dengan cakupan rendah harus segera dilakukan tindakan sweeping maksimal 1x24 jam. Saya minta sinergi dan kolaborasi total mulai dari Camat, Kepala Puskesmas, hingga kelompok Dasawisma dan TP-PKK di pelosok desa,” tegas Andi Jefrianto yang juga Plt Kepala Dinkes Sinjai.
Selain aspek teknis imunisasi, Sekda juga menyoroti tantangan komunikasi publik. Ia menekankan bahwa adanya penolakan atau ketidakpercayaan masyarakat terhadap imunisasi merupakan bahan evaluasi krusial bagi seluruh jajaran aparatur.
“Penolakan di masyarakat adalah indikator bahwa komunikasi kita belum optimal. Ini adalah tugas kita bersama untuk memperbaiki cara penyampaian informasi. Jika kita bergerak bersama secara masif, saya yakin Sinjai bisa segera keluar dari status KLB (Kejadian Luar Biasa) Campak,” tegsnya.
Melalui monev ini, Pemkab Sinjai berkomitmen untuk terus melakukan langkah preventif dan edukatif secara paralel demi melindungi kesehatan generasi muda di Sinjai.Pemkab juga mengajak masyarakat yang mempunyai bayi balita agar tidak takut membawa anaknya mendapatkan imunisasi campak, demi melindungi dari bahaya komplikasi
Berdasarkan data terkini per 6 April 2026, jumlah kasus campak di Kabupaten Sinjai telah mencapai 76 kasus. Sdangkan jumlah anak yang sudah diimunisasi sebanyak 5.462 dari total 9.252 anak usia 9-59 bulan atau mencapai 59,04 persen per 4 April 2026.
Rapat strategis ini diikuti para Kepala OPD terkait, Camat, Direktur RSUD Bulu Paccing, Direktur RSUD Sinjai, Kepala Puskesmas se-Sinjai dan beberapa pihak terkait lainnya, melalui sambungan Zoom, dari tempat masing-masing,
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....