Bahaya Tersembunyi di Balik Galon Air Isi Ulang

  • 02 Apr 2026 13:29 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID,Makassar – Penggunaan galon air minum isi ulang kembali menjadi perhatian publik dalam beberapa waktu terakhir. Selain kualitas air, aspek keamanan wadah galon juga mulai banyak diperbincangkan.

Dikutip dari higienis.com, Galon air isi ulang umumnya terbuat dari bahan polikarbonat (PC) yang dikenal kuat dan dapat digunakan berulang kali. Namun, penggunaan dalam jangka panjang berpotensi menyebabkan degradasi material, terutama jika galon mengalami goresan, paparan panas, atau pencucian dengan suhu tinggi.

Dalam kondisi tertentu, bahan tersebut berisiko melepaskan senyawa kimia seperti Bisphenol-A (BPA), yang dalam berbagai penelitian dikaitkan dengan gangguan sistem hormon. Selain itu, penggunaan berulang juga dapat meningkatkan potensi kontaminasi, baik dari mikroplastik, proses pengisian ulang, maupun pembentukan biofilm bakteri pada permukaan galon.

Paparan zat kimia tersebut umumnya bersifat kumulatif dan tidak menimbulkan efek langsung. Namun dalam jangka panjang, paparan berulang dapat menjadi perhatian, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak dan ibu hamil. Meski demikian, tidak semua galon air isi ulang berbahaya. Produsen besar umumnya memiliki standar pengawasan kualitas yang ketat. Namun di tingkat distribusi dan penggunaan ulang, siklus pemakaian galon sering kali sulit dilacak oleh konsumen.

Kondisi ini mendorong sebagian masyarakat mulai mempertimbangkan alternatif lain dalam memenuhi kebutuhan air minum sehari-hari, salah satunya melalui sistem filtrasi air di rumah.Salah satu teknologi yang digunakan adalah Reverse Osmosis (RO), yang bekerja dengan membran semi-permeabel untuk menyaring partikel sangat kecil, termasuk logam berat, mikroplastik, serta zat terlarut berlebih.

Penggunaan sistem filtrasi ini dinilai dapat membantu meningkatkan kontrol terhadap kualitas air yang dikonsumsi. Namun, pemilihan metode tetap perlu disesuaikan dengan kondisi sumber air, kebutuhan, serta standar keamanan yang berlaku.Di tengah meningkatnya kesadaran terhadap kesehatan lingkungan, para ahli mengingatkan pentingnya memastikan air minum yang dikonsumsi memenuhi standar kebersihan dan keamanan, baik dari sisi sumber maupun wadah penyimpanannya.

Dengan demikian, masyarakat diimbau untuk lebih cermat dalam memilih sumber air minum, sekaligus memperhatikan kondisi galon atau wadah yang digunakan, guna meminimalkan potensi risiko kesehatan jangka panjang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....