Waspadai Risiko Penyakit Diabetes akibat Kurang Tidur Malam

  • 25 Mar 2026 09:21 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar - Kebiasaan tidur yang buruk ternyata berdampak serius terhadap kesehatan tubuh, mulai dari berat badan hingga kinerja otak. Selain itu, pola tidur berperan vital dalam mengendalikan kadar gula darah yang memengaruhi risiko diabetes seseorang.

Mengutip laman WebMD, kadar gula darah secara alami akan melonjak saat seseorang tertidur, khususnya pada dini hari. Pada kondisi tubuh yang sehat, hormon insulin akan bekerja otomatis menyerap glukosa agar kadar gula darah tetap stabil.

Namun, bagi penderita diabetes, fungsi insulin tersebut tidak berjalan optimal sehingga memicu kenaikan gula darah yang tinggi. Penelitian menunjukkan bahwa kurang tidur dapat memperburuk respons sel tubuh terhadap hormon insulin secara signifikan.

Berdasarkan studi terhadap 4.000 responden, mereka yang tidur kurang dari enam jam berisiko dua kali lipat terkena diabetes. Hal ini terjadi karena sel tubuh menjadi kurang sensitif terhadap insulin akibat kurangnya waktu istirahat.

Selain durasi yang singkat, gangguan tidur seperti sleep apnea juga menjadi faktor pemicu meningkatnya risiko penyakit gula. Menariknya, orang yang tidur berlebihan atau lebih dari sembilan jam juga memiliki risiko kesehatan yang serupa.

Kurang tidur disinyalir memicu hormon kortisol yang menghambat kerja insulin, serta merusak jam biologis atau ritme sirkadian. Kondisi ini sering kali dibarengi dengan kebiasaan makan tidak teratur dan kegemaran mengonsumsi camilan tidak sehat.

Guna menjaga keseimbangan gula darah, masyarakat diimbau untuk memenuhi waktu tidur minimal tujuh jam setiap malam. Menghindari makan larut malam serta rutin berolahraga ringan setelah makan sangat disarankan untuk menjaga efisiensi insulin.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....