Sakit Kepala di Titik Tertentu? Ini Penyebabnya

  • 15 Mar 2026 09:30 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar - Sakit kepala merupakan salah satu keluhan kesehatan yang paling sering dialami banyak orang. Kondisi ini bisa muncul secara tiba-tiba dan terasa pada titik tertentu di kepala, seperti bagian depan, samping, belakang, atau bahkan di seluruh kepala. Rasa nyerinya pun beragam, mulai dari berdenyut hingga seperti tertusuk, yang tentu dapat mengganggu aktivitas sehari-hari.

Mengetahui lokasi atau titik sakit kepala penting untuk membantu mengenali penyebabnya. Pasalnya, setiap bagian kepala bisa memiliki pemicu yang berbeda. Dilansir dari Alodokter.com, sakit kepala yang muncul di titik tertentu sering kali berkaitan dengan kondisi kesehatan tertentu, mulai dari kelelahan hingga gangguan saraf.

Sakit kepala di bagian depan biasanya dipicu oleh mata lelah akibat terlalu lama menatap layar, membaca, atau menonton televisi. Selain itu, kondisi sinusitis dan fenomena brain freeze akibat mengonsumsi makanan atau minuman yang terlalu dingin juga bisa menyebabkan nyeri di area ini.

Sementara itu, sakit kepala di bagian samping sering dikaitkan dengan migrain yang menimbulkan nyeri berdenyut di satu sisi kepala. Selain migrain, sakit kepala cluster atau hemicrania continua juga dapat menyebabkan rasa nyeri tajam di area pelipis yang berlangsung cukup lama.

Di sisi lain, sakit kepala di bagian belakang biasanya berkaitan dengan masalah pada saraf atau leher. Salah satu penyebabnya adalah neuralgia oksipital, yaitu peradangan saraf di belakang kepala yang dapat menimbulkan nyeri dari leher hingga ke bagian kepala belakang.

Berbeda dengan titik-titik tersebut, sakit kepala yang terasa di seluruh bagian kepala umumnya disebabkan oleh sakit kepala tegang akibat stres, kelelahan, kurang tidur, atau aktivitas fisik berlebihan. Namun, dalam beberapa kasus, kondisi ini juga bisa berkaitan dengan infeksi, benturan pada kepala, hingga penyakit serius seperti meningitis atau tumor otak.

Untuk meredakan sakit kepala ringan, beberapa langkah sederhana bisa dilakukan, seperti beristirahat di ruangan yang tenang, mengompres bagian kepala yang terasa nyeri, minum air putih yang cukup, serta mengonsumsi obat pereda nyeri sesuai anjuran.

Namun, jika sakit kepala terjadi terus-menerus atau disertai gejala lain seperti demam, muntah, atau gangguan penglihatan, sebaiknya segera memeriksakan diri ke dokter. Pemeriksaan lanjutan seperti tes darah, CT scan, atau MRI mungkin diperlukan untuk memastikan penyebabnya sehingga penanganan yang tepat dapat diberikan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....