Durian Merah Banyuwangi Buah Eksotis Kaya Manfaat

  • 06 Mar 2026 16:56 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar - Durian merah, atau yang secara botani dikenal dengan nama Durio graveolens, merupakan varietas durian yang sangat ikonik dan menjadi kebanggaan Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. Berbeda dengan durian pada umumnya yang memiliki daging buah berwarna putih atau kuning, durian ini tampil mencolok dengan warna merah pekat yang menggoda. Keunikan warna ini konon dipengaruhi oleh faktor genetika dan kondisi tanah vulkanik di lereng Gunung Ijen yang kaya akan zat besi serta sulfur, sehingga menghasilkan pigmen antosianin yang tinggi pada buahnya.

Dilansir dari Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Banyuwangi: Informasi mengenai asal-usul dan sebaran varietas durian merah. Dari segi rasa, durian merah menawarkan sensasi yang berbeda bagi para pecinta buah beraroma tajam ini. Daging buahnya cenderung lebih padat, lembut, dan memiliki kadar alkohol yang lebih rendah dibandingkan durian kuning, sehingga relatif lebih aman bagi lambung.

Aroma yang dihasilkan pun tidak menyengat secara berlebihan, melainkan memiliki sentuhan harum yang lebih ringan. Perpaduan rasa manis yang legit dengan sedikit sensasi creamy membuat durian ini selalu diburu oleh wisatawan domestik maupun mancanegara.

Selain memanjakan lidah, durian merah juga menyimpan segudang manfaat kesehatan karena kandungan gizinya yang melimpah. Warna merah pada dagingnya mengindikasikan tingginya kadar antioksidan yang berfungsi menangkal radikal bebas dalam tubuh.

Buah ini juga dipercaya mengandung fitonutrien, serat, dan berbagai vitamin yang dapat membantu melancarkan pencernaan serta meningkatkan stamina. Tak heran jika masyarakat lokal sering menyebutnya sebagai buah yang tidak hanya enak, tapi juga berkhasiat sebagai "obat alami".

Budidaya durian merah memerlukan ketelatenan khusus karena pohonnya membutuhkan lingkungan yang stabil dan cukup air. Musim panen durian ini biasanya terjadi sekali dalam setahun, yakni sekitar bulan Maret hingga Mei.

Karena ketersediaannya yang terbatas dan permintaannya yang sangat tinggi, harga durian merah di pasaran cenderung lebih mahal dibandingkan varietas durian lainnya. Hal ini menjadikannya sebagai komoditas unggulan yang mendongkrak ekonomi kreatif dan sektor pariwisata di wilayah asalnya.

Popularitas durian merah kini telah mendunia, menjadikannya simbol kekayaan hayati Indonesia yang patut dijaga kelestariannya. Pemerintah daerah terus berupaya mengembangkan riset dan promosi agar durian merah tetap menjadi daya tarik utama agrowisata. Dengan mencicipi durian merah, seseorang tidak hanya menikmati kelezatan buah tropis, tetapi juga merasakan bagian dari warisan alam nusantara yang luar biasa dan langka.

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....