Mengenal Jeruk Mandarin Satsuma Si Manis tanpa Biji

  • 05 Mar 2026 12:12 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID. Makassar - Jeruk Mandarin Satsuma (Citrus unshiu) merupakan salah satu varietas jeruk yang paling dicari di pasar global, terutama karena karakteristiknya yang unik. Berasal dari Jepang lebih dari 700 tahun yang lalu, jeruk ini dikenal dengan tekstur kulitnya yang cenderung longgar dan kasar namun sangat mudah dikupas.

Dikutip dari Britannica Encyclopedia: Sejarah dan asal-usul jeruk mandarin di Asia Timur. Di negara asalnya, buah ini dikenal dengan nama Mikan, dan popularitasnya telah menyebar ke seluruh dunia sebagai camilan sehat yang praktis.

Salah satu keunggulan utama dari Satsuma adalah sifatnya yang seedless atau tanpa biji. Hal ini menjadikannya pilihan favorit bagi anak-anak maupun orang dewasa yang menginginkan pengalaman makan buah tanpa gangguan.

Dari segi rasa, Satsuma menawarkan keseimbangan yang sempurna antara rasa manis yang intens dengan sedikit sentuhan asam (acid) yang menyegarkan, memberikan profil rasa yang lebih kompleks dibandingkan jeruk mandarin biasa. Secara botani, pohon Satsuma memiliki daya tahan yang luar biasa terhadap cuaca dingin dibandingkan jenis jeruk lainnya.

Mereka mampu bertahan pada suhu rendah yang biasanya akan merusak pohon jeruk manis atau lemon. Kemampuan adaptasi ini memungkinkan Satsuma ditanam di wilayah subtropis yang memiliki musim dingin ringan, seperti di bagian selatan Amerika Serikat dan wilayah pesisir Laut Hitam, menjadikannya komoditas pertanian yang tangguh.

Kandungan nutrisi dalam sebutir jeruk Satsuma sangat melimpah, terutama vitamin C yang berperan penting dalam menjaga sistem kekebalan tubuh. Selain itu, buah ini kaya akan serat makanan dan antioksidan seperti beta-cryptoxanthin, yang dipercaya memiliki manfaat jangka panjang bagi kesehatan tulang dan pencegahan penyakit kronis.

Dengan kadar air yang tinggi, mengonsumsi Satsuma juga membantu menjaga hidrasi tubuh di sela aktivitas harian. Di pasar modern, jeruk Satsuma sering kali dipasarkan sebagai produk musiman yang muncul pada akhir musim gugur hingga awal musim dingin.

Karena kulitnya yang tipis dan daging buahnya yang lembut, jeruk ini harus ditangani dengan hati-hati selama proses pengiriman untuk menghindari kerusakan. Meski masa panennya relatif singkat, kehadiran Satsuma selalu dinantikan karena kualitas rasa dan kemudahan konsumsinya yang sulit ditandingi oleh varietas jeruk lainnya.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....