Tips Jitu Mengasuh Anak Sensitif agar Tumbuh Percaya Diri

  • 03 Mar 2026 09:40 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar - Anak yang sangat sensitif sering kali menunjukkan reaksi emosional yang kuat, seperti mudah menangis atau cepat merasa takut. Banyak orang tua merasa kewalahan menghadapi kondisi ini, padahal anak sensitif bukanlah anak yang lemah, melainkan individu yang membutuhkan pola pengasuhan lebih lembut.

Dikutip dari FirstThings.org, anak sangat sensitif atau highly sensitive child memiliki kepekaan tinggi terhadap lingkungan dan emosi orang lain di sekitarnya. Mereka cenderung lebih mudah terpengaruh oleh suara keras, perubahan suasana hati pengasuh, hingga tekanan kecil, yang sering kali membuat mereka tampak lebih rewel.

Secara psikologis, anak-anak ini kerap disebut sebagai orchid child atau "anak anggrek" yang membutuhkan perawatan khusus untuk dapat tumbuh dengan indah. Berbeda dengan dandelion child yang tangguh di segala kondisi, anak sensitif memerlukan lingkungan yang penuh kasih, stabil, dan tenang agar potensi empatinya berkembang.

Langkah pertama dalam pengasuhannya adalah dengan mengakui dan menghargai perasaan anak tanpa menghakimi atau menolak emosi mereka. Orang tua disarankan menghindari kalimat yang meremehkan dan menggantinya dengan validasi, seperti mengakui kesedihan anak saat mainannya rusak, guna membangun pemahaman bahwa emosi adalah hal wajar.

Selanjutnya, orang tua berperan penting dalam membantu anak mengenali serta mengatur emosi yang mereka rasakan dalam kehidupan sehari-hari. Pendekatan ini bertujuan agar anak tidak menganggap emosi sebagai musuh, melainkan sesuatu yang bisa dikelola dengan baik melalui bimbingan yang sabar dan konsisten dari orang dewasa.

Meskipun membutuhkan kelembutan, kedisiplinan tetap harus diterapkan namun dilakukan dengan pendekatan kasih sayang dan bukan melalui hukuman yang keras. Disiplin bagi anak sensitif lebih ditekankan pada pengajaran tentang kontrol diri serta tanggung jawab, sehingga mereka tetap merasa dihargai sekaligus belajar memahami batasan yang ada.

Pada akhirnya, kunci utama menghadapi anak yang sangat sensitif adalah kombinasi antara kesabaran, empati yang mendalam, serta konsistensi dari pihak orang tua. Dengan pengasuhan yang tepat, anak sensitif yang memiliki intuisi tajam ini dapat tumbuh menjadi pribadi yang penuh empati dan mampu beradaptasi dengan lingkungannya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....