Kurma Menempati Peringkat Teratas Menu Takjil Sehat Menkes
- 26 Feb 2026 09:58 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin membagikan peringkat menu takjil buka puasa sehat melalui program video "Budi Gemar Sharing" (#BGS). Menkes mengelompokkan ragam menu berbuka ke dalam empat kategori, mulai dari kategori A yang paling sehat hingga kategori D yang paling tidak sehat.
Dalam unggahan di akun Instagram pribadinya, Menkes menetapkan buah kurma sebagai pilihan terbaik untuk berbuka puasa dan menempatkannya di peringkat A. Kurma dinilai unggul karena mengandung gula alami serta tinggi serat yang sangat dibutuhkan tubuh setelah seharian berpuasa. "Sudah pasti kurma di peringkat A! Seperti pesan guru ngaji saya dulu berbuka dengan kurma, dan itu sunnah Nabi," ujar Budi Gunadi dalam unggahan video di akun @bgsadikin.
Selanjutnya, Menkes menempatkan kolak pisang pada kategori B atau masuk dalam klasifikasi cukup sehat untuk dikonsumsi. Meski mengandung tambahan gula, hidangan ini dinilai masih memiliki nilai gizi karena bahan utamanya berupa pisang dan ubi yang kaya serat.
Sementara itu, untuk kategori C atau kurang sehat, Menkes memasukkan menu es buah dan biji salak sebagai catatan. Es buah dianggap kurang ideal karena kerap didominasi oleh sirup dan susu kental manis, sedangkan biji salak memiliki kandungan tepung dan gula yang tinggi.
Adapun gorengan dan kue basah seperti selendang mayang masuk ke dalam kategori D atau peringkat paling tidak sehat. Pilihan ini berada di urutan terbawah karena komposisinya didominasi oleh tepung serta penggunaan minyak goreng yang berlebih.
Menkes pun mengajak masyarakat untuk lebih bijak dalam memilih menu berbuka agar kesehatan tubuh tetap terjaga selama bulan Ramadan. "Sudah tahu kan urutannya seperti apa? Jadi kalian tetap mau makan yang ini atau beralih ke yang ini?" ucap Menkes.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....