Kenali Tanda Tubuh dan Pola Menyusui yang Tepat
- 26 Feb 2026 09:00 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID Makassar – Selain menjaga asupan nutrisi, ibu menyusui yang berpuasa juga perlu memperhatikan pola menyusui agar produksi ASI tetap optimal. Produksi ASI pada dasarnya mengikuti prinsip supply and demand, artinya semakin sering bayi menyusu atau ASI diperah, semakin terjaga produksinya.
Merujuk informasi dari RSUD Dr. Soedirman Kebumen, ibu tetap disarankan menyusui atau memerah ASI secara rutin, terutama pada malam hari setelah berbuka dan saat sahur. Cara ini membantu menjaga rangsangan produksi ASI.
Ibu juga perlu peka terhadap kondisi tubuh. Jika muncul tanda dehidrasi seperti pusing, lemas berlebihan, atau urine berwarna gelap, puasa sebaiknya dihentikan demi kesehatan ibu dan bayi.
Selain itu, perhatikan kondisi bayi selama ibu berpuasa, seperti frekuensi buang air kecil dan kenaikan berat badan. Jika bayi tampak kurang aktif atau jumlah ASI terasa menurun drastis, segera konsultasikan ke tenaga kesehatan.
Sebelum memutuskan berpuasa, ibu menyusui juga dianjurkan berkonsultasi dengan tenaga kesehatan untuk memastikan kondisi tubuh dalam keadaan baik.
Dengan memahami sinyal tubuh dan menerapkan pola menyusui yang tepat, ibu menyusui dapat menjalankan puasa secara lebih aman dan tetap menjaga kualitas ASI bagi buah hati.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....