Kusta Bukan Kutukan, Ini Faktanya

  • 23 Feb 2026 15:56 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar - Penyakit kusta masih diselimuti stigma dan ketakutan di masyarakat. Padahal, kusta adalah penyakit infeksi yang bisa disembuhkan.

Hal itu disampaikan oleh Dr. dr. Sri Vitayani Muchtar dalam dialog kesehatan di Pro 1 RRI Makassar, Minggu, 22 Februari 2026. Ia menegaskan kusta bukan penyakit keturunan atau kutukan. “Kusta itu penyakit infeksi, hampir sama seperti influenza. Bukan penyakit turunan dan bukan kutukan,” jelasnya.

Menurutnya, stigma membuat penderita justru dijauhi dan diasingkan. Padahal, pengucilan memperburuk kondisi karena pasien enggan berobat.

Ia menyebut Sulawesi Selatan termasuk tiga besar kasus kusta nasional. Kondisi ini dinilai cukup mengkhawatirkan dan perlu perhatian bersama. “Kita termasuk tiga besar di Indonesia untuk jumlah penderita kusta. Pasien kita cukup banyak,” ungkapnya.

Kusta disebabkan bakteri Mycobacterium leprae dan menular melalui droplet pernapasan. Namun, penularan membutuhkan kontak lama dan faktor imunitas tertentu.

Kontak singkat seperti berjabat tangan atau makan bersama tidak menularkan. Edukasi ini penting untuk memutus diskriminasi sosial terhadap penderita. Pengobatan kusta tersedia gratis di Puskesmas. Jika ditangani sejak dini, kecacatan dapat dicegah sepenuhnya.

Ia mengajak masyarakat berani memeriksakan diri bila menemukan bercak mencurigakan. Eliminasi kusta 2030 hanya tercapai jika stigma dihentikan bersama.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....