Black Mold: Ancaman Tersembunyi Musim Hujan
- 23 Feb 2026 09:58 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar - Musim hujan sering membawa kelembapan tinggi yang menciptakan kondisi ideal bagi pertumbuhan jamur hitam. Black mold atau stachybotrys chartarum merupakan jenis jamur berbahaya yang mudah berkembang di lingkungan lembap.
Jamur hitam biasanya tumbuh di dinding, langit-langit, atau sudut ruangan yang jarang terkena sinar matahari. Warnanya yang gelap kehitaman dan tekstur berlendir menjadi ciri khas yang mudah dikenali mata.
Paparan black mold dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan mulai dari alergi hingga gangguan pernapasan serius. Anak-anak dan orang dengan sistem imun lemah sangat rentan terhadap dampak negatifnya.
Mengutip jurnal dari Universitas Dwijendra, kontak dengan spora jamur dapat memicu reaksi alergi seperti bersin dan iritasi. Penderita asma bahkan dapat mengalami sesak napas ketika menghirup spora jamur dalam jumlah tertentu.
Kondisi ruangan yang terlalu lembap atau pengap menjadi faktor utama yang memicu pertumbuhan jamur hitam secara cepat. Kebocoran atap, rembesan dinding, atau ventilasi buruk menciptakan kondisi sempurna bagi perkembangannya.
Mencegah black mold lebih mudah daripada menghilangkannya setelah jamur tersebut tumbuh dengan masif. Pastikan sirkulasi udara rumah lancar dan sinar matahari bisa masuk ke setiap ruangan.
Membersihkan black mold memerlukan perlindungan seperti masker dan sarung tangan untuk menghindari kontak langsung. Larutan pemutih dan cuka kerap digunakan untuk membersihkan jamur pada permukaan keras, meski efektivitasnya terbatas pada kondisi tertentu. Jika area yang terkontaminasi black mold sudah sangat luas, sebaiknya hubungi profesional pembersih jamur berpengalaman. Penanganan yang tepat akan melindungi kesehatan keluarga dan menjaga kualitas udara dalam rumah
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....