Claustrophobia, Kecemasan Dan Ketakutan Terhadap Ruang Sempit
- 24 Okt 2025 15:29 WIB
- Makassar
KBRN Makassar: Claustrophobia adalah ketakutan intens dan irasional terhadap ruang yang sempit atau tertutup, reaksi kecemasan yang dapat mengganggu aktivitas sehari-hari jika parah. Dalam istilah klinis, menurut nhs.uk klaustrofobia termasuk dalam kategori specific phobia (phobia spesifik) dan bisa muncul sebagai respons terhadap situasi seperti lift, terowongan, ruang pemeriksaan MRI, atau kereta yang penuh.
Gejala yang muncul sering berupa serangan panik atau kecemasan akut: jantung berdebar, napas pendek atau rasa sesak, keringat, gemetar, pusing, dan dorongan kuat untuk melarikan diri dari tempat tersebut. Pada beberapa orang, hanya memikirkan situasi yang memicu sudah cukup untuk memicu reaksi fisik dan emosional yang kuat.
Penyebab Claustrophobia bersifat multifaktorial. Faktor genetik, pengalaman traumatis masa kecil atau dewasa seperti pernah terjebak di ruang atau tempat yang sempit. Claustrophobia sering kali tidak muncul sendiri banyak orang yang mengalami jenis fobia ini juga mempunyai gangguan kecemasan lain atau fobia spesifik tambahan. Menghindari situasi pemicu seperti selalu memilih tangga daripada lift bisa memberikan kelegaan jangka pendek tetapi bisa berefek memperkuat ketakutan dalam jangka panjang.
Mengalami kecemasan di ruang sempit, hal sederhana bisa membantu sementara adalah dengan memberi diri kesempatan untuk bernapas perlahan dengan teknik pernapasan diafragma dan komunikasikan ketakutan kepada keluarga atau kerabat maupun kolega yang dianggap dekat da bisa membantu saat diperlukan.
Sebagai langkah mandiri rencanakan rute keluar atau cara untuk meninggalkan situasi yang menjadi pemicu timbulnya fobia bila memungkinkan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....