Roblox dan Dampaknya Bagi Kesehatan Mental Remaja

  • 30 Agt 2025 22:41 WIB
  •  Makassar

KBRN,Makassar: Program Kiprah Indonesia PRO1 RRI Makassar edisi Sabtu, 30 Agustus 2025, menghadirkan tema “Dampak Game Roblox Terhadap Kesehatan Mental Anak dan Remaja” dengan narasumber Muh. Yusuf Reski Ramadha, S.Ked, dari MPPD Bagian IKM-IKK-IKP Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia (UMI). Topik ini dibahas karena fenomena Roblox semakin populer di kalangan generasi muda, sehingga perlu dikaji dari sisi kesehatan mental.

Dalam pemaparannya, Yusuf menjelaskan bahwa Roblox adalah platform game daring yang tidak hanya menawarkan hiburan, tetapi juga memungkinkan pemain berkreasi dan berinteraksi dalam dunia virtual. “ Roblox itu bukan sekadar permainan biasa. Ini adalah sebuah platform, semacam dunia virtual, di mana pengguna kebanyakan anak-anak dan remaja bisa membuat permainan sendiri, berkreasi dengan imajinasi mereka, sekaligus berinteraksi dengan orang lain secara online.Popularitasnya membuat anak-anak dan remaja betah berlama-lama, sehingga penting untuk melihat dampak positif maupun negatif dari penggunaan game ini,” jelasnya.

Dari sisi positif, Roblox dapat merangsang kreativitas anak melalui fitur pembuatan dunia virtual. “Jika diarahkan dengan baik, Roblox bisa menjadi sarana pembelajaran yang menyenangkan,Selain itu, game ini juga melatih kemampuan problem solving, kerja sama dalam tim, serta dapat membuka minat baru di bidang teknologi dan desain digital,”kata Yusuf.

Namun, sisi negatifnya tidak bisa diabaikan. Durasi bermain yang berlebihan dapat menyebabkan gangguan pola tidur, menurunnya konsentrasi belajar, hingga risiko gaming disorder. “Interaksi sosial di dunia nyata juga berkurang karena anak lebih banyak menghabiskan waktu di dunia maya, yang dalam jangka panjang bisa menimbulkan rasa kesepian, kecemasan sosial, bahkan depresi,”tambahnya.

Selain itu, Yusuf juga menyoroti potensi paparan konten atau percakapan yang tidak sesuai usia di dalam game. Meskipun Roblox memiliki sistem moderasi, orang tua tetap perlu waspada karena tidak semua konten bisa sepenuhnya diawasi oleh pihak pengembang.

Untuk itu, Yusuf memberikan sejumlah tips bagi orang tua dalam mendampingi anak bermain Roblox. “ Pertama, batasi waktu bermain maksimal 1–2 jam per hari. Kedua, dampingi anak saat bermain agar bisa memantau konten dan interaksi yang terjadi. Ketiga, pastikan aktivitas fisik, belajar, dan interaksi sosial anak tetap seimbang. Keempat, ajak anak berdialog tentang pengalaman mereka di game sehingga tercipta komunikasi yang terbuka,”tutupnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....