Kenali Penyakit Ain, Berikut Cara Menghindarinya
- 02 Mei 2025 22:33 WIB
- Makassar
KBRN, Makassar : Beberapa waktu belakangan penyakit ain jadi trending perbincangan hangat ditengah masyarakat. Ain adalah penyakit non medis yang dipicu oleh pandangan yang disertai rasa iri, dengki oleh orang lain terhadap orang yang dipandangnya.
Dalam riwayat lain juga dijelaskan bahwa ain bisa disebabkan oleh pujian yang disampaikan seseorang terhadap orang lain tanpa menyebut nama Allah, seperti memuji kecantikan/ketampanan seseorang. Selain itu ain juga bisa disebabkan oleh diri sendiri, misalnya saat bercermin anda memuji diri sendiri. Maka dari itu tambahkanlah kalimat “masya Allah” saat memuji diri sendiri maupun orang lain, agar terhindar dari ain.
Penyakit ain sudah ada sejak dahulu kala,Rasulullah SAW membenarkan bahwa penyakit ain itu benar adanya. Beliau mengajarkan kepada kita umatnya untuk banyak berdzikir mendekatkan diri pada Allah SWT agar terhindar dari penyakit ‘ain.
Dalam satu riwayat Rasulullah menjelaskan :
“Ain itu benar-benar ada! Andaikan ada sesuatu yang bisa mendahului takdir, sungguh ‘ain itu yang bisa.” (HR. Muslim No. 2188).
Ain merupakan penyakit yang berbahaya hingga bisa menyebabkan kematian, Rasulullah mengajarkan kita umatnya untuk membaca do’a agar terhindar dari penyakit ‘ain, do’a ini juga pernah beliau bacakan untuk kedua cucunya Hasan dan Husein.
"Dengan nama Allah, saya meruqyahmu dari segala sesuatu yang menyakitimu, dari kejahatan setiap jiwa atau setiap mata yang dengki, semoga Allah menyembuhkanmu, dengan nama Allah saya meruqyahmu." (HR. Muslim)
Rasulullah SAW menganggap bahwa penyakit ain ini termasuk sesuatu yang dianggap berbahaya, serta patut untuk diwaspadai.
Dilangsir dari NU Online, Berikut adalah beberapa cara agar terhindari dari penyakit ain:
1. Berdoa kepada Allah SWT
Penyakit ain bisa jadi berbahaya yang bahkan bisa menyebabkan kematian. Oleh sebab itu, Rasulullah SAW pernah membacakan doa kepada cucunya Hasan dan Husain agar dihindarkan dari penyakit ain.
Berikut adalah doa agar terhindar dari penyakit 'ain yang dicontohkan Rasulullah SAW:
بِسْمِ اللهِ أَرْقِيْكَ، مِنْ كُلِّ شَيْئٍ يُؤْذِيْكَ، مِنْ شَرِّ كُلِّ نَفْسٍ أَوْ عَيْنٍ حَاسِدٍ، اللهُ يَشْفِيْكَ، بِسْمِ اللهِ أَرْقِيْكَ.
Artinya:
"Dengan nama Allah, saya meruqyahmu dari segala sesuatu yang menyakitimu, dari kejahatan setiap jiwa atau setiap mata yang dengki, semoga Allah menyembuhkanmu, dengan nama Allah saya meruqyahmu." (HR. Muslim)
Rasulullah SAW juga pernah berdoa untuk memohon perlindungan Allah SWT atas penyakit 'ain dengan doa:
أَعُوذُ بِكَلِمَاتِ اللهِ التَّامَّةِ مِنْ كُلِّ شَيْطَانٍ وَهَامَّةٍ وَمِنْ كُلِّ عَيْنٍ لَامَّةٍ
Artinya:
"Aku berlindung dengan kalimat-kalimat Allah yang sempurna dari semua setan, binatang yang beracun dan 'ain yang menyakitkan." (HR al-Bukhari).
2. Selalu Berdzikir
Dikutip dari buku Thibbun Nabawi:Tinjauan Syari'at dan Medis oleh M. Saifudin Hakim dan Siti Aisyah Ismai, ketika hendak memuji fisik seseorang yang mengagumkan bagi kita, haruslah disertai dengan memohon berkah kepada Allah SWT (tarbik). Sehingga, hal ini bisa menghindarkan orang lain terkena penyakit ain.
Namun, tidak semua pandangan seseorang yang disertai rasa kagum/dengki bisa membahayakan orang lain.
Dalam hal ini, pandangan berkekuatan 'ain tidak secara pasti wujud pada setiap orang yang melihat orang lain dengan rasa kagum/dengki, karena 'ain sejatinya hanya dimiliki oleh orang-orang tertentu dengan adanya kriteria-kriteria tertentu.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....