Wanita Dua Kali Lebih Mungkin Mengalami Overthinking Dibanding Pria

  • 25 Feb 2025 10:46 WIB
  •  Makassar

KBRN,Makassar: Overthinking adalah masalah umum yang dapat memengaruhi siapa saja, tetapi penelitian menunjukkan bahwa wanita lebih mungkin mengalaminya daripada pria. Faktanya, sebuah studi baru-baru ini menemukan bahwa wanita memiliki risiko overthinking dua kali lebih besar daripada pria.

Kadang ungkapan ‘perempuan memang senang overthinking‘ terkesan menjadi guyonan. tapi ternyata ini tidak terjadi begitu saja. Menurut studi asal Journal of Alzheimer’s Disease, perempuan memang lebih overthinking daripada pria. Hal ini terjadi karena otak perempuan mempunyai lebih banyak aktivitas.

Pada survei brain imaging terbesar yg pernah dilakukan, para peneliti asal Amen Clinic di California menemukan bahwa otak wanita lebih aktif pada area korteks frontal. Area ini melibatkan penekanan dan kontrol impuls, dan area emosional limbik otak yg berkaitan menggunakan mood atau suasana hati dan kecemasan.

Penelitian tersebut pula menemukan bahwa peredaran darah lebih tinggi pada otak perempuan dibandingkan Ini merupakan wanita lebih cenderung berempati, kolaboratif, intuitif, dan lebih fokus. namun kondisi ini pula menaikkan kesamaan buat mengalami kecemasan, depresi, sulit tidur, dan gangguan makan.

Faktor lain yang dapat berkontribusi pada perbedaan ini adalah perbedaan sosial antara pria dan wanita. Wanita seringkali diharapkan untuk lebih emosional daripada pria. Hal ini dapat menyebabkan wanita merasa lebih sulit untuk mengendalikan pikiran mereka.

Overthinking dapat memiliki sejumlah dampak negatif pada kesehatan mental dan fisik. Overthinking dapat menyebabkan kecemasan, depresi, dan stres. Hal ini juga dapat menyebabkan masalah tidur, masalah pencernaan, dan masalah kesehatan lainnya.

Ada sejumlah hal yang dapat dilakukan untuk mengatasi overthinking. Salah satu hal yang paling penting adalah belajar untuk mengidentifikasi pemicu overthinking Anda. Setelah Anda mengetahui apa yang memicu overthinking Anda, Anda dapat mulai mengembangkan strategi untuk menghadapinya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....