FK UMI Lakukan Seleksi Calon Mahasiswa dari Fakfak
- 10 Sep 2024 11:07 WIB
- Makassar
KBRN,Makassar : Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Muslim Indonesia (UMI) kembali mengadakan seleksi calon mahasiswa baru (Maba) untuk tahun akademik 2024/2025, kali ini melalui Jalur Afirmasi. Dekan FK UMI, Dr. dr. H. Nasruddin A. Mappaware, Sp.OG(K)., MARS., M.Sc, menyampaikan bahwa jalur afirmasi ini menyasar daerah-daerah 3T (Terluar, Terdalam, dan Tertinggal), dengan fokus seleksi pada calon mahasiswa dari Kabupaten Fakfak, Provinsi Papua Barat.
Dalam keterangannya di ruang kerjanya, Kampus II UMI, Makassar, pada Jumat (8/9/2024), Dr. Nasruddin atau akrab disapa Dokter Nas menjelaskan bahwa seleksi penerimaan mahasiswa baru dari Fakfak ini dilakukan secara profesional. “Pemda Fakfak mengirimkan sejumlah calon mahasiswa dan kami akan menyeleksi mereka. Dari seleksi tersebut, tiga orang dengan nilai tertinggi akan dibina di FK UMI,” ujarnya.
Proses seleksi calon mahasiswa jalur afirmasi ini mengikuti tahapan yang sama seperti jalur reguler yang telah dilaksanakan sebelumnya. “Tidak ada perbedaan standar, meskipun mereka melalui jalur beasiswa atau afirmasi. Standar tetap harus sama," jelas Dr. Nasruddin. Tahapan seleksi meliputi tes kemampuan dasar, tes potensi akademik, dan tes buta warna yang berlangsung pada Jumat. Seleksi dilanjutkan pada Sabtu (7/9/2024) dengan tes MMPI (Minnesota Multiphasic Personality Inventory), tes IQ, dan pemeriksaan kesehatan, sebelum akhirnya diumumkan hasilnya.
Bagi tiga calon mahasiswa yang lolos seleksi, seluruh biaya pendidikan akan ditanggung penuh oleh Pemerintah Daerah Fakfak. "Tiga orang yang lulus nantinya akan mendapatkan pembiayaan penuh dari Pemda Fakfak, mulai dari awal hingga akhir masa pendidikan yang diperkirakan berlangsung selama enam tahun," tutupnya.
Program seleksi jalur afirmasi ini merupakan bagian dari komitmen FK UMI dalam mendukung pemerataan akses pendidikan tinggi di bidang kedokteran bagi daerah-daerah 3T, serta upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di daerah-daerah tersebut melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia setempat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....