Mengenal Sistem Kerja Autonomous Rail Transit (ART) atau Kereta Tanpa Rel

  • 11 Agt 2024 05:18 WIB
  •  Makassar

KBRN, Makassar : Kereta merupakan transportasi yang ada di berbagai negara, tetapi perusahaan kereta China baru-baru ini berhasil menciptakan kereta yang berbeda daripada kereta pada umumnya, teman-teman. Namanya ART, yang merupakan singkatan dari Autonomous Rail Rapid Transit.

Konon, kereta ini merupakan gabungan dari beberapa jenis transportasi seperti trem dan bus. Hal yang membuat kereta ini jadi unik adalah lintasannya. Kereta ART tidak melintas di atas rel, melainkan jalan biasa.

Cara bekerja kereta ART adalah dengan melintasi jalan biasa –sama seperti kendaraan lain misalnya mobil. Bedanya, ART ini memakai ban yang terbuat dari karet. Lalu, jalan-jalan yang akan dilewati akan dilukis garis putih. Jadi, Autonomous Rail Rapid Transit hanya mengikuti ke mana garis tersebut mengarah.

Selain itu, Autonomous Rail Rapid Transit merupakan kereta listrik dengan panjang mencapai 30 meter. Menurut penciptanya, dapat digunakan untuk menempuh jarak lebih dari 40 kilometer.

Lantas mengapa kereta bisa bergerak hanya dengan garis putih yang dilukis?,dilansir dari laman bobo.grid.id sebab jalur kereta berupa garis putih tersebut memiliki sensor yang berhubungan langsung dengan kereta. Rel sederhana itu kemudian seperti menuntun kereta untuk bergerak. Harga tiket kereta pun tidak terlalu mahal, sebab kereta ini merupakan alternatif dari kereta bawah tanah.

Masyarakat yang merasa bahwa tiket transportasi lain terlalu mahal, bisa menggunakan Autonomous Rail Rapid Transit. Kereta ini pun bisa menampung hingga ratusan penumpang dan dengan pengembangan, penciptanya yakin bahwa Autonomous Rail Rapid Transit bisa menampung penumpang yang lebih banyak lagi.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....