Unismuh Makassar Lepas Tiga Alumni Ikuti Program Internasional di Taiwan

  • 01 Okt 2026 20:35 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar — Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar kembali mengirim alumni atau fresh graduate untuk mengikuti program internasional di Taiwan. Rektor Unismuh Makassar, Dr Ir H Abd Rakhim Nanda, ST, MT, IPU, secara resmi melepas tiga peserta dalam rapat koordinasi pimpinan universitas di Ruang Rapat Senat, Lantai 17 Gedung Iqra, Kamis, 1 Oktober 2026.

Tiga peserta tersebut berasal dari Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris dan Arsitektur, yakni Nur Syamsi Putri Abdul Hafidh dari Pendidikan Bahasa Inggris, serta Rizky Ayuda dan Deni Febriansyah dari Program Studi Arsitektur. Program ini memberikan kesempatan bagi mahasiswa dan alumni untuk memperoleh pengalaman akademik sekaligus pengalaman kerja internasional di Taiwan melalui tahapan kuliah, magang, hingga peluang melanjutkan kontrak kerja.

Nur Syamsi mengungkapkan, ketertarikannya mengikuti program tersebut bermula setelah Unismuh menggelar sosialisasi program internasional dan kerja sama pada 2025. Meski sempat belum berhasil dalam pendaftaran pertama, ia kembali mencoba pada program 2026 hingga akhirnya dinyatakan lolos. “Kami mulai tertarik untuk mendaftar program tersebut. Pada awalnya belum lolos, kemudian mencoba lagi pada tahun berikutnya, yaitu tahun ini, 2026,” ujar Nur Syamsi.

Ia menjelaskan, proses seleksi peserta membutuhkan berbagai dokumen, seperti identitas, ijazah, CV, motivation letter, hingga paspor. Setelah melewati tahap wawancara, peserta masih harus menyelesaikan legalisasi dokumen, pemeriksaan kesehatan, dan pengurusan visa sebelum keberangkatan ke Taiwan.

Selain kelengkapan administrasi, kemampuan bahasa Mandarin menjadi salah satu bekal penting dalam mengikuti program tersebut. Unismuh memberikan dukungan melalui pembinaan bahasa kepada peserta, termasuk pembelajaran Mandarin secara intensif. Dalam rapat pimpinan juga disampaikan bahwa peluang mahasiswa dan alumni Unismuh mengikuti program di Taiwan masih terbuka, dengan empat perguruan tinggi di Taiwan disebut bersedia menerima mahasiswa untuk berbagai skema, termasuk magang.

Saat melepas peserta, Rektor Unismuh Abd Rakhim Nanda berpesan agar mereka mampu menjaga identitas diri dan nilai Muhammadiyah selama berada di luar negeri. “Identitas Muhammadiyahnya jangan hilang. Tetap saja, kalau perlu bikin ranting istimewa atau bergabung cabang istimewa Muhammadiyah di Taiwan,” pesan Rakhim yang disambut suasana akrab peserta rapat.

Pengiriman peserta ke Taiwan menjadi bagian dari upaya Unismuh Makassar memperkuat internasionalisasi melalui mobilitas mahasiswa, pengalaman kerja global, penguasaan bahasa asing, serta perluasan jejaring dengan perguruan tinggi dan mitra internasional. Program serupa juga akan kembali dibuka bagi peserta berikutnya dengan pembekalan bahasa Mandarin sebagai salah satu tahap persiapan sebelum keberangkatan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....