Unibos Makassar dan UMS Perkuat Kolaborasi Akademik Internasional
- 30 Sep 2026 18:04 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar - Fakultas Pertanian dan Restorasi Lahan Tambang (FPRLT) Universitas Bosowa (Unibos) memperkuat kerja sama akademik internasional dengan Faculty of Food Science and Nutrition, Universiti Malaysia Sabah (UMS). Kolaborasi tersebut ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) yang dirangkaikan dengan Kuliah Tamu Internasional, Rabu, 30 September 2026.
Dekan FPRLT Unibos, Dr. Amirudin, S.P., M.P., mengatakan kerja sama dengan UMS memiliki nilai strategis karena kedua institusi memiliki bidang keilmuan yang saling melengkapi. FPRLT Unibos memiliki bidang Agroteknologi, Teknologi Pangan, Agribisnis, Budidaya Perairan, dan Peternakan, sementara UMS memiliki kekuatan pada bidang Sains Makanan.
“Ini adalah mata rantai yang sempurna. Dari hulu ke hilir. Dari bagaimana kita memulihkan lahan dan memproduksi bahan pangan, hingga bagaimana kita mengolahnya menjadi produk pangan yang bernilai, aman, dan berdaya saing global,” ujar Amirudin.
Melalui MoA tersebut, Unibos dan UMS menyepakati sejumlah program, di antaranya pertukaran dosen dan mahasiswa, riset bersama terkait diversifikasi pangan dari lahan pascatambang, publikasi pada jurnal internasional, kuliah tamu, seminar bersama, serta pengabdian masyarakat internasional.
Wakil Rektor III Unibos, Prof. Dr. Nasrullah, S.T., M.T., mengatakan kerja sama internasional menjadi kesempatan bagi sivitas akademika untuk memperluas pengalaman dan perspektif global. Menurutnya, ilmu pengetahuan perlu dikembangkan melalui interaksi dengan berbagai institusi dan perspektif dari luar kampus.
“Kerja sama internasional seperti ini menjadi ruang penting bagi mahasiswa untuk melihat bahwa ilmu pengetahuan tidak berhenti di dalam kampus. Ada kesempatan untuk belajar dari perspektif yang berbeda, membangun jejaring, dan membawa pengalaman tersebut kembali untuk dikembangkan di lingkungan Unibos,” katanya.
| Baca juga: Tim UNM Raih Juara 1 GELORA 2026 |
Sementara itu, Sekretaris Universitas Bosowa, Prof. Dr. Ir. Hadijah Mahyuddin, M.Si., menekankan pentingnya memastikan kerja sama tersebut tidak berhenti pada penandatanganan dokumen. Ia berharap MoA dapat diterjemahkan dalam berbagai program yang memberikan manfaat bagi mahasiswa, dosen, dan pengembangan institusi.
“Kami berharap MoA ini dapat menjadi kerja sama yang hidup dan terus berkembang. Bukan hanya berhenti pada penandatanganan dokumen, tetapi diwujudkan melalui program-program yang memberikan manfaat nyata bagi sivitas akademika, terutama dalam pengembangan pendidikan, penelitian, dan kolaborasi internasional,” ujarnya.
Kuliah Tamu Internasional yang menghadirkan Associate Professor Dr. Mansoor Abdul Hamid, PhD, dari UMS menjadi bagian awal implementasi kerja sama tersebut. Kegiatan ini memberikan kesempatan kepada mahasiswa dan dosen FPRLT Unibos untuk berinteraksi langsung dengan akademisi dari Malaysia sekaligus membuka peluang pengembangan riset dan pembelajaran bersama di bidang pertanian, pangan, dan keberlanjutan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....