Syekh Al Khoory dan Unismuh Perkuat Ekosistem Penghafal Al-Qur'an
- 29 Sep 2026 21:23 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar: Kemitraan Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar dengan keluarga Al Khoory dari Uni Emirat Arab (UEA) dalam pengembangan pendidikan keislaman terus berlanjut. Kerja sama yang telah berlangsung sekitar 35 tahun itu kembali ditandai dengan peresmian Markaz Huffadz Al-Qur’an di kampus utama Unismuh dan Rumah Tahfidz Al-Qur’an Putri di Kabupaten Gowa, 29 September 2026.
Pendiri Asia Muslim Charity Foundation (AMCF), Syekh Al Khoory, mengatakan hubungan dengan masyarakat Sulawesi Selatan tidak lagi sebatas hubungan kemitraan. Menurutnya, perjalanan panjang bersama Unismuh telah membangun kedekatan emosional dengan Makassar.
“Saya sangat senang berada di Makassar. Tempat ini merupakan rumah kedua saya. Saya sudah berada di Makassar selama 35 tahun,” ucap Syekh Al Khoory .
| Baca juga: Unismuh Makassar Siapkan SDM Cybersecurity |
Dukungan keluarga Al Khoory terhadap pendidikan keislaman di Unismuh telah berlangsung sejak pengoperasian Ma’had Al-Birr pada 1997. Dukungan tersebut kemudian berkembang melalui pembangunan masjid, fasilitas pembelajaran, hingga sarana pembinaan dan penghafalan Al-Qur’an.
Syekh Al Khoory bersyukur berbagai program keagamaan yang dibangun bersama Muhammadiyah dapat terus berkembang. Ia berharap hubungan dan kerja sama tersebut tetap berlanjut serta memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Alhamdulillah, pencapaian-pencapaian ini sangat bagus dan kami berharap bahwa ini akan terus berjalan, insyaallah, di masa depan,” kata Syekh Al Khoory.
Rektor Unismuh Makassar, Dr. Ir. H. Abd Rakhim Nanda, ST., MT., IPU., menjelaskan dua fasilitas yang baru diresmikan memiliki fungsi berbeda. Markaz Huffadz Al-Qur’an di kampus utama diperuntukkan bagi mahasiswa yang telah menghafal 30 juz sebelum menempuh pendidikan, sedangkan Rumah Tahfidz di Gowa menjadi fasilitas bagi mahasiswa yang masih dalam proses menghafal Al-Qur’an.
Rakhim menambahkan, fasilitas tersebut mendukung program beasiswa penghafal Al-Qur’an Unismuh yang telah berjalan selama empat tahun dan saat ini diikuti sekitar 74 mahasiswa. Para penerima beasiswa ditempatkan dalam asrama khusus untuk mengikuti pembinaan dan penyetoran hafalan secara terstruktur.
Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman bersama Ketua PWM Sulsel Prof. Dr. H. Ambo Asse, M.Ag., turut mengapresiasi dukungan keluarga Al Khoory terhadap pengembangan pendidikan keislaman di Sulawesi Selatan. Gubernur menilai pembangunan fasilitas tersebut turut memperkuat pembinaan hafiz Al-Qur’an di Unismuh.
“Ini markaz untuk para hafiz Al-Qur’an. Bagus sekali kualitas bangunannya,” kata Andi Sudirman.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....