Dari Gowa ke Panggung Nasional, Fadhil Sabet Medali Perak OSN Kebumian 2026
- 21 Sep 2026 18:51 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Gowa - Prestasi membanggakan kembali ditorehkan pelajar Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Insan Cendekia (IC) Gowa. Muhammad Fadhilaturrahman berhasil meraih Medali Perak Olimpiade Sains Nasional (OSN) 2026 bidang Kebumian tingkat nasional, sekaligus menjadi wakil Kabupaten Gowa dan satu-satunya wakil madrasah dari Sulawesi Selatan dalam ajang tersebut.
Capaian Fadhil tidak diraih secara instan. Ia harus melewati rangkaian seleksi berjenjang yang berlangsung ketat, mulai dari tingkat kabupaten, provinsi, hingga kompetisi tingkat nasional.
Setiap tahapan menjadi ruang bagi Fadhil untuk menguji sekaligus memperdalam penguasaannya terhadap ilmu kebumian. Pengumuman pemenang dan penganugerahan OSN Tingkat Nasional Jenjang Pendidikan Menengah (Dikmen) 2026 digelar Sabtu 19 September 2026.
Prosesi berlangsung secara luring di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Jawa Timur, dan disiarkan secara daring melalui kanal YouTube Pusat Prestasi Nasional. Bagi MAN IC Gowa, medali perak tersebut bukan sekadar pencapaian individu.
Prestasi Fadhil menjadi gambaran dari proses pembinaan akademik yang dilakukan secara berkelanjutan, sekaligus menunjukkan bahwa siswa madrasah mampu bersaing dalam kompetisi sains di tingkat nasional. Guru pembimbing Fadhil, Muhammad Ikhsan Marikhar, mengatakan keberhasilan tersebut merupakan buah dari ketekunan dan konsistensi Fadhil selama menjalani proses pembinaan.
Menurut Ikhsan, materi kebumian yang harus dipelajari Fadhil memiliki tingkat kompleksitas tinggi. Namun, kondisi tersebut tidak membuat Fadhil mudah menyerah. “Alhamdulillah, perjalanan Fadhil luar biasa. Ia sangat tekun, konsisten, dan tidak pernah mengeluh saat membahas materi kebumian yang sangat kompleks,” ungkap Ikhsan Senin 21 September 2026.
Ia berharap capaian tersebut dapat menjadi inspirasi bagi siswa MAN IC Gowa lainnya untuk berani memasang target prestasi lebih tinggi. “Semoga menjadi motivasi bagi adik-adiknya untuk berani bermimpi besar di OSN,” lanjutnya.
Menjadi Wakil Madrasah dari Sulawesi Selatan
Kepala MAN IC Gowa, Burhanuddin, yang turut mendampingi Fadhil dalam ajang tersebut, menyampaikan apresiasi atas pencapaian anak didiknya. Ia menyebut medali perak OSN 2026 sebagai momentum istimewa bagi MAN IC Gowa dan Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan.
Terlebih, Fadhil menjadi satu-satunya wakil madrasah dari Sulawesi Selatan yang berhasil mencapai tingkat nasional dalam kompetisi tersebut. “Ini adalah kado terindah untuk MAN IC Gowa dan Kemenag Provinsi Sulawesi Selatan yang menjadi satu-satunya wakil madrasah dari Sulawesi Selatan. Teruslah rendah hati, teruslah menginspirasi,” tutur Burhanuddin.
Pesan tersebut menjadi penting karena capaian di tingkat nasional bukan menjadi akhir dari perjalanan Fadhil. Sebaliknya, medali perak diharapkan menjadi pijakan untuk mengembangkan kemampuan dan meraih prestasi pada ajang berikutnya.
Ilmu Kebumian dan Cara Mensyukuri Ciptaan Tuhan
Bagi Fadhil, keberhasilan di OSN Kebumian tidak hanya berkaitan dengan kompetisi dan perolehan medali. Proses mempelajari bumi juga memberikan pengalaman dan pemahaman tersendiri mengenai lingkungan serta ciptaan Tuhan. Fadhil menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut dan mengakui dukungan orang tua, guru, serta teman-temannya di MAN IC Gowa turut menjadi bagian penting dalam perjalanannya.
“Alhamdulillah, semua ini karena Allah SWT, doa orang tua, guru, dan teman-teman MAN IC Gowa,” tegasnya.
Ia juga memandang ilmu kebumian dari perspektif yang lebih luas. Menurutnya, memahami bumi menjadi salah satu cara untuk mensyukuri ciptaan Allah SWT. Karena itu, medali perak OSN 2026 diharapkan tidak berhenti sebagai sebuah penghargaan, tetapi menjadi awal bagi Fadhil untuk terus mengembangkan kemampuan dan menghasilkan karya baru.
Menegaskan Komitmen Madrasah
Keluarga besar MAN IC Gowa memberikan apresiasi atas pencapaian tersebut. Prestasi Fadhil diharapkan dapat menjadi pemantik semangat bagi siswa lainnya untuk mengikuti berbagai kompetisi, baik pada tingkat nasional maupun internasional.
Capaian ini sekaligus memperkuat upaya MAN IC Gowa dalam membangun lingkungan pendidikan yang mendorong siswa tidak hanya berprestasi secara akademik, tetapi juga memiliki keberanian untuk berkompetisi di level yang lebih tinggi. Medali perak OSN bidang Kebumian 2026 menjadi catatan tersendiri bagi MAN IC Gowa.
Dari proses seleksi di tingkat kabupaten dan provinsi hingga mencapai panggung nasional, perjalanan Fadhil memperlihatkan bahwa prestasi membutuhkan proses panjang, ketekunan, pendampingan, serta dukungan dari lingkungan pendidikan dan keluarga. Bagi madrasah, keberhasilan tersebut menjadi bagian dari komitmen untuk terus mewujudkan “Madrasah Maju, Bermutu, dan Mendunia”, sekaligus membuka ruang lebih luas bagi lahirnya generasi muda Sulawesi Selatan yang mampu berkompetisi di tingkat nasional dan internasional.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....