UMI Makassar dan UNINGRAT Papua Bertukar Pengalaman Pengelolaan Kampus
- 04 Sep 2026 13:20 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar - Universitas Muslim Indonesia atau UMI menerima kunjungan benchmarking dari Universitas Doktor Husni Ingratubun atau UNINGRAT Papua, Kamis, 3 September 2026. Kunjungan yang berlangsung di Ruang Rapat Senat, Lantai 9 Gedung Menara UMI, tersebut menjadi ruang pertukaran pengalaman dalam pengembangan tata kelola, mutu akademik, sumber daya manusia, pendidikan, hingga transformasi digital perguruan tinggi.
Rombongan UNINGRAT Papua dipimpin Rektor Assoc. Prof. Dr. H. Mohammad Husni Ingratubun, S.E., S.H., M.M., M.H., dan diterima jajaran pimpinan UMI serta Yayasan Badan Wakaf UMI. Kunjungan tersebut secara khusus berkaitan dengan penguatan re-akreditasi institusi dan Program Studi Ilmu Hukum UNINGRAT Papua.
Rektor UMI Prof. Dr. H. Hambali Thalib mengatakan benchmarking bukan sekadar melihat perkembangan perguruan tinggi lain, tetapi menjadi kesempatan untuk saling belajar dan mengembangkan praktik baik sesuai karakter masing-masing institusi. “Benchmarking merupakan kesempatan bagi perguruan tinggi untuk saling belajar, berbagi pengalaman, dan mengidentifikasi praktik-praktik baik yang dapat dikembangkan sesuai dengan karakteristik masing-masing institusi,” ujar Prof. Hambali.
Dalam pertemuan tersebut, Prof. Hambali memaparkan perkembangan UMI yang kini memiliki sekitar 24 ribu mahasiswa, termasuk mahasiswa internasional dari tujuh negara, serta didukung sekitar 1.004 dosen dan 117 profesor. UMI juga mengembangkan sejumlah kampus dan fasilitas pendidikan yang mendukung pembinaan akademik, karakter, serta nilai-nilai keislaman mahasiswa.
UMI turut memaparkan transformasi tata kelola berbasis digital melalui pengembangan UMI Connection yang diarahkan untuk membangun ekosistem kampus terintegrasi dan berbasis data. “UMI Connection kita bangun dengan semangat Satu Data, Satu Arah, Satu Kecepatan, Satu Peradaban,” ujar Prof. Hambali. Menurutnya, digitalisasi dan pemanfaatan AI diperlukan untuk meningkatkan mutu serta efektivitas pengelolaan perguruan tinggi.
Ketua Pengurus Yayasan Badan Wakaf UMI Prof. Dr. Hj. Masrurah Mokhtar mengapresiasi kunjungan UNINGRAT Papua dan menegaskan keterbukaan UMI untuk berbagi pengalaman. Sementara itu, Rektor UNINGRAT Papua Mohammad Husni Ingratubun mengatakan pihaknya datang untuk belajar dari pengalaman UMI, terutama dalam memperkuat tata kelola, mutu akademik, dan sumber daya manusia. “Kami datang ke UMI untuk belajar. Karena itu, kami sadar bahwa UMI ini unggul. Kami hadir di sini dan duduk bersama UMI agar kami juga bisa ikut menjadi unggul,” ungkapnya.
Kedua pihak berharap kunjungan benchmarking tersebut tidak berhenti sebagai pertukaran pengalaman, tetapi dapat berkembang menjadi kerja sama yang lebih konkret dalam pengembangan perguruan tinggi. Kegiatan kemudian ditutup dengan penyerahan cenderamata dan foto bersama jajaran pimpinan UMI dan UNINGRAT Papua.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....