Xplore Youth Unhas Dorong Anak Muda Ciptakan Solusi Energi
- 02 Sep 2026 13:07 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar - Persoalan energi dan sampah tidak cukup dihadapi hanya dengan kesadaran. Dibutuhkan gagasan baru dan keberanian untuk mengubahnya menjadi solusi. Semangat itulah yang dibawa Society of Renewable Energy (SRE) Universitas Hasanuddin melalui Xplore Youth dalam rangkaian SICLUS 2026.
Mengusung tema “Re-Generate: Youth Innovation for Circular Energy & Zero-Waste Solutions”, kegiatan tersebut digelar di Baruga Andi Pangerang Pettarani Universitas Hasanuddin, Makassar, Minggu, 30 Agustus 2026. Xplore Youth dirancang sebagai ruang bagi generasi muda untuk mengeksplorasi ide mengenai circular energy dan zero-waste solutions.
Pesertanya tidak hanya berasal dari kalangan mahasiswa, tetapi juga pelajar, akademisi, dosen, dan masyarakat umum. Lebih dari 1.000 orang tercatat mendaftar dalam kegiatan tersebut.
Tingginya jumlah pendaftar memperlihatkan bahwa pembahasan mengenai energi, sampah, iklim, dan keberlanjutan memiliki daya tarik yang semakin luas di kalangan masyarakat. Berbeda dari forum yang hanya berorientasi pada penyampaian materi, Xplore Youth menggabungkan empat pendekatan sekaligus: dialog inspiratif, eksplorasi gagasan, kompetisi, dan hiburan.
Rangkaian kegiatan dimulai dengan Ignition Dialogues, kemudian dilanjutkan The Brainstorming Lab yang memberi ruang kepada peserta untuk mengembangkan ide. Selanjutnya, The Re-Gen Clash menjadi arena bagi peserta untuk berkompetisi menghasilkan gagasan terkait circular energy dan zero-waste.
Kehadiran praktisi dan figur yang dekat dengan generasi muda turut memperkuat diskusi. Xplore Youth menghadirkan Bule Sampah, content creator sekaligus waste management advocate, serta Mochammad, peserta Class of Champions Season 2. Pesan yang dibangun dalam kegiatan tersebut cukup jelas: anak muda tidak semestinya hanya menjadi penonton dalam menghadapi persoalan lingkungan.
Generasi muda justru memiliki posisi strategis untuk menciptakan pendekatan baru, baik melalui inovasi teknologi, perubahan kebiasaan, maupun model pengelolaan energi dan sampah yang lebih berkelanjutan. Konsep circular energy sendiri mendorong pemanfaatan energi secara lebih berkelanjutan, sementara zero-waste menekankan upaya mengurangi timbulan sampah dan memaksimalkan pemanfaatan kembali sumber daya.
Karena itu, The Brainstorming Lab dan The Re-Gen Clash menjadi bagian penting dari Xplore Youth. Kedua sesi tersebut mengubah gagasan tentang keberlanjutan dari sekadar topik diskusi menjadi sesuatu yang harus dipikirkan dan dirumuskan secara langsung oleh peserta.
Antusiasme juga terlihat hingga akhir acara. Setelah rangkaian dialog, brainstorming, dan kompetisi, peserta disuguhi penampilan Zhafirah Ramahadi dan see mee.
Bagi penyelenggara, keberhasilan Xplore Youth tidak semata diukur dari jumlah peserta. Hal yang lebih penting adalah bagaimana gagasan yang muncul selama kegiatan dapat terus berkembang setelah acara berakhir.
Peserta diharapkan membawa pulang bukan hanya pengetahuan, tetapi juga kepedulian dan keberanian untuk mengembangkan solusi terhadap persoalan energi dan sampah di lingkungan masing-masing. Dari ruang diskusi di Unhas, Xplore Youth mencoba menanamkan gagasan bahwa masa depan energi dan lingkungan juga ditentukan oleh seberapa jauh generasi muda berani menciptakan solusi hari ini.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....