Hujan Masih Minim, BMKG Imbau Waspadai Kekeringan
- 19 Agt 2026 15:36 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika memperkirakan sebagian besar wilayah Indonesia masih mengalami kemarau. Pasokan curah hujan diperkirakan masih sangat terbatas dalam beberapa pekan ke depan.
Dilansir dari laporan resmi BMKG, fenomena El Niño dengan intensitas sangat kuat menyebabkan berkurangnya uap air pembentuk awan. Kondisi ini membuat cuaca kering mendominasi wilayah tanah air hingga awal September 2026.
Data BMKG mencatat sebanyak 76,5 persen zona musim di Indonesia telah memasuki musim kemarau. Wilayah kering tersebut meliputi Pulau Sumatra, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, hingga Papua.
Rendahnya curah hujan pada dasarian kedua Agustus hingga dasarian pertama September memperpanjang periode kering. Sebagian besar daerah diprediksi hanya menerima curah hujan di bawah 50 milimeter per dasarian.
Meskipun kemarau meluas, potensi hujan lokal dengan intensitas sedang hingga lebat masih dapat terjadi. Pertumbuhan awan hujan dipicu aktivitas dinamika atmosfer lokal dan gelombang atmosfer di sejumlah wilayah.
Beberapa daerah seperti sebagian kawasan Sumatra Barat, Maluku, serta Papua Pegunungan tetap berpeluang menerima hujan. Masyarakat di wilayah tersebut diminta tetap mewaspadai potensi cuaca ekstrem yang datang tiba-tiba.
BMKG juga mengingatkan publik agar mengantisipasi lonjakan suhu panas dan ancaman kebakaran lahan. Warga diimbau menghemat penggunaan air bersih serta tidak membakar sampah secara sembarangan.
Masyarakat diharapkan memantau informasi terkini seputar perkembangan iklim melalui kanal resmi lembaga tersebut. Pembaruan prakiraan cuaca serta peringatan dini disediakan secara berkala untuk publik.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....