Tim PKM-K Universitas Hasanuddin Tarik Antusiasme Pengunjung Expo Lewat FreshPax

  • 13 Agt 2026 10:09 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar – Tim Program Kreativitas Mahasiswa Bidang Kewirausahaan (PKM-K) Universitas Hasanuddin memperkenalkan FreshPax (Natural Ethylene Absorbent Active Paper Sheet) dalam pameran kewirausahaan, 12 Agustus 2026. Produk tersebut ditawarkan sebagai solusi untuk membantu mengurangi kehilangan dan pemborosan pangan.

Stan FreshPax yang berkolaborasi dengan inovasi mahasiswa lainnya, Aseguard dan Patellu, mendapat kunjungan audiens selama kegiatan berlangsung. Pengunjung dapat melihat produk, desain kemasan, serta berdiskusi mengenai potensi penggunaannya dalam penanganan pascapanen.

FreshPax merupakan lembaran kertas aktif penyerap gas etilen yang dibuat dari kulit jeruk pomelo dan arang aktif. Produk tersebut dikembangkan oleh mahasiswa Unhas dari sejumlah disiplin ilmu.

Tim FreshPax diketuai Eky Sanjaya dari Ekonomi Pembangunan. Anggota tim terdiri atas Miftah Auliatinur dari Ilmu dan Teknologi Pangan, Nur Amalia dari Farmasi, Fathan Wibowo dari Sistem Informasi, dan Muhammad Ilham Fadillah dari Akuntansi, dengan bimbingan Dr. Shinta Dewi Sugiharti Tikson, S.E., M.Mgt.

Pengembangan FreshPax dilatarbelakangi persoalan kerugian pascapanen pada buah dan sayuran. Tim memanfaatkan kulit jeruk pomelo sebagai sumber selulosa, pektin, dan polifenol, sementara arang aktif digunakan untuk menyerap gas etilen.

FreshPax dirancang dalam bentuk lembaran berukuran 31 × 27 sentimeter. Penggunaannya dilakukan dengan meletakkan lembaran tersebut di bawah atau di sekitar buah dan sayuran.

Selain memanfaatkan limbah kulit jeruk pomelo, FreshPax dikembangkan dengan konsep ramah lingkungan dan ekonomi sirkular. Produk tersebut juga memiliki sifat antibakteri yang disebut dapat membantu mempertahankan kesegaran pangan.

Setelah pameran, tim PKM-K Unhas berencana memperluas pemasaran FreshPax melalui media sosial, marketplace, pameran kewirausahaan lanjutan, serta kemitraan dengan UMKM buah dan sayuran.

Tim juga mengembangkan kampanye edukasi #AmankanPangan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai upaya mengurangi food loss dan food waste. Melalui FreshPax, tim berharap inovasi tersebut dapat menjadi salah satu solusi praktis dalam pengelolaan pascapanen.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....